Begini Penjelasan BMKG soal Cuaca Panas di Indonesia

Kurnia Illahi
BMKG menyebut cuaca panas yang melanda Indonesia beberapa hari terakhir bukan akibat gelombang panas. (foto: ist)

Data BMKG juga menunjukkan ada sejumlah faktor yang menyebabkan peningkatan suhu maksimum dalam beberapa hari ini. Pertama, November, kedudukan semu gerak matahari tepat di atas Pulau Jawa dalam perjalannya menuju posisi 23 lintang selatan setelah meninggalkan ekuator. Posisi semu Matahari di atas Pulau Jawa akan terjadi 2 kali, yaitu di November dan April sehingga puncak suhu maksimum mulai dari Jawa hingga NTT terjadi di seputar bulan-bulan tersebut.

Kedua, cuaca cerah juga menyebabkan penyinaran langsung sinar matahari ke permukaan lebih optimal sehingga terjadi pemanasan suhu permukaan. "Cuaca cerah di Jakarta dalam dua hari terakhir berkaitan dengan berkembangnya siklon tropis VAMCO di Laut China Selatan yang menarik masa udara dan awan-awan sehinggga menjauhi wilayah Indonesia bagian selatan sehingga cuaca cenderung menjadi lebih cerah dalam dua hari terakhir," dijelaskan BMKG.

Editor : Ainun Najib
Artikel Terkait
5 jam lalu

Update Gempa Magnitudo 5,1 Guncang Bitung, Terasa Cukup Kuat di Tondano Minahasa

21 jam lalu

Gempa Dangkal M4,8 Guncang Saburaijua NTT, Berpusat di Laut

1 hari lalu

Gempa Magnitudo 5,8 Guncang Tahuna Kepulauan Sangihe, BMKG: Tak Berpotensi Tsunami

2 hari lalu

Gempa Dangkal M 4,2 Guncang Nagekeo NTT

3 hari lalu

Update Gempa Dangkal M 4,1 Guncang Sumba Barat Daya, Getaran Terasa hingga Bima

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal