Berdayakan Masyarakat, Mahasiswa UNY Buat Keripik Daun Jati

Kuntadi
Mahasiswa UNY mengajari warga Karangrejek, Wonosari membuat keripik daun jati. (Foto: iNews.id/Kuntadi).

GUNUNGKIDUL, iNews.id – Mahasiswa Universitas Negeri Yogyakarta (UNY) yang sedang kuliah kerja nyata (KKN) di Karangrejek, Wonosari, Gunungkidul, berhasil mengembangkan keripik daun jati. Pembuatan keripik tersebut merupakan salah satu inovasi mahasiswa untuk memberdayakan masyarakat dalam meningkatkan perekonomian keluarga.

Bagi masyarakat Gunungkidul, daun jati biasa digunakan untuk pembungkus makanan. Padahal daun ini memiliki kandungan pigmen alami antosianin yang berfungsi sebagai antioksidan di dalam tubuh. Pigmen tersebut dapat mencegah terjadinya penyakit penyumbatan pembuluh darah (aterosklerosis).

Daun jati juga dapat melindungi perut dari kerusakan, menghambat sel tumor, meningkatkan kemampuan penglihatan mata, serta berfungsi sebagai senyawa antiflamasi yang melindungi otak dari kerusakan. Tidak hanya itu, daun jati juga dapat menurunkan kolesterol, hipertensi, berat badan bahkan penyembuh luka.

Mahasiswa UNY Kelompok 58 yang berlokasi di Dusun Karangduwet I, Karangrejek, Wonosari kemudian mencoba mengkreasikan makanan berupa keripik daun jati. “Kandungannya bagus dan manfaatnya banyak, mengapa tidak kita kembangkan menjadi keripik,” kata salah satu mahasiswa UNY, Hapsari Eka Wijayanti, Selasa (4/9/2018)

Dia menjelaskan untuk membuat keripik daun jati, prosesnya sangat mudah. Bahan yang dipakai yaitu daun jati yang masih muda, tepung beras dan tepung tapioka. Sedangkan bumbunya menggunakan merica, garam, bawang putih, dan ketumbar.

Menurutnya, pembuatan keripik dimulai dengan mencuci bersih daun jati muda kemudian direbus dan ditambahkan garam secukupnya. Selanjutnya masak sampai air mendidih dan tiriskan. Bumbu dihaluskan dan dicampurkan ke dalam adonan tepung. Masukkan Daun jati dalam dalam adonan tepung sebelum digoreng sampai warnanya kuning keemasan.  “Kami ingin warga bisa mengembangkan kewirausahaan,” ujarnya.

Menurutnya keripik daun jati, masih jarang ditemui. Jika produk tersebut berhasil dikembangkan akan menjadi salah satu makanan khas yang ada di Gunungkidul dan dipastikan akan mampu menjadi potensi daerah. “Keripik daun jati memiliki peluang usaha yang cukup prospektif,” katanya.

Editor : Muhammad Saiful Hadi
Artikel Terkait
4 hari lalu

Demo Rektor UINSA Surabaya Memanas, Mahasiswa Segel Gerbang hingga Kuliah Lumpuh

7 hari lalu

Mahasiswa di Bandung Barat Ditangkap, Diduga Rakit Bahan Peledak dan Senjata Api

8 hari lalu

Bakar Ban, Mahasiswa dan Dosen UINSA Surabaya Demo Tolak Rektor Terpilih

9 hari lalu

Demo Tolak Rektor Incumbent 2 Periode di UINSA Ricuh, Mahasiswa Bakar Ban

15 hari lalu

Ngeri! Mahasiswa Kedokteran UB Jatuh dari Lantai 6 Gedung Kampus, Begini Kondisinya

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal