Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Advertisement
Aa Text
Share:
Read Next : Demo 20 Oktober Tak Rusuh, DPR Apresiasi Tak Ada Tindakan Represif Polisi
Advertisement . Scroll to see content

Mahasiswa Demo Gubernur Kaltim, Desak Penetapan Bencana Nasional Karhutla dan Pecat Ajudan Arogan

Kamis, 22 Oktober 2026 - 14:35:00 WIB
Mahasiswa Demo Gubernur Kaltim, Desak Penetapan Bencana Nasional Karhutla dan Pecat Ajudan Arogan
Ribuan mahasiswa diadang aparat saat menggelar aksi demonstasi di Kantor Gubernur Kalimantan Timur untuk mendesak penetapan bencana nasional karhutla. (Foto: iNews TV) l
Advertisement . Scroll to see content

SAMARINDA, iNews.id – Ribuan mahasiswa dan elemen masyarakat menggelar aksi demonstrasi di depan Kantor Gubernur Kalimantan Timur, Kota Samarinda, Kamis (22/10/2026). 

Massa aksi merangsek masuk ke halaman utama setelah membuka pagar kantor secara paksa.

Situasi sempat memanas di depan pintu masuk utama gedung. Barisan aparat kepolisian yang bersiaga penuh dengan dilengkapi tameng pengaman langsung mengadang laju demonstran.

Aksi dorong-dorongan pun tak terelakkan saat massa berusaha masuk ke dalam gedung untuk menemui pimpinan daerah. Di tengah ketegangan yang memuncak, Gubernur Kalimantan Timur Rudi Mas’ud akhirnya keluar menemui massa.

Dalam unjuk rasa tersebut, terdapat dua tuntutan utama yang disuarakan oleh para mahasiswa. 

Pertama, massa mendesak Pemerintah Provinsi Kaltim mendorong pemerintah pusat menetapkan status Bencana Nasional atas musibah kebakaran hutan dan lahan (karhutla) yang dinilai semakin meluas dan memprihatinkan di wilayah Kalimantan.

Kedua, demonstran menuntut pencopotan ajudan Gubernur Rudi Mas’ud untuk dikembalikan ke barak Brimob Polda Kalimantan Utara (Kaltara). 

Tuntutan ini dipicu oleh dugaan tindakan intimidasi terhadap mahasiswa yang sempat viral dan menjadi sorotan publik.

"Kami minta Pemprov Kaltim tegas menyikapi darurat karhutla dan menindak oknum pengawal yang melakukan intimidasi," seru salah seorang orator aksi di lokasi, Kamis (22/10/2026).

Follow WhatsApp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow

Related News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut