BMKG: Hujan Lebat, Angin Kencang dan Longsor Berpotensi Landa DIY

Kuntadi
Longsor melanda Kabupaten Kulonprogo akibat hujan deras pada 2017 lalu dan menewaskan dua orang. (Foto: Dok.iNews.id)

SLEMAN, iNews.id – Masyarakat di Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY) diingatkan untuk mewaspadai terjadinya hujan lebat disertai petir dan angin kencang, serta longsor seiring mulai masuknya musim hujan.

Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika  (BMKG) DIY memprakirakan hujan deras yang mengguyur DIY terjadi akibat pelemahan udara kering dari Australia mulai 6-9 November 2018 mendatang.

Kepala Stasiun Klimatologi BMKG DIY, Agus Sudaryanto mengatakan saat ini terjadi pelemahan aliran massa udara kering dari Australia. Selain itu juga terjadi konvergensi atau pertemuan dan perlambatan kecepatan angin di wilayah Jawa serta kondisi menghangatnya suhu permukaan laut di Samudera Hindia selatan Jawa.

"Kondisi itu dapat memicu pertumbuhan awan konvektif yang berpotensi mengakibatkan hujan intensitas lebat," kata Agus, Selasa (6/11/2018).

Perubahan kondisi ini, kata dia, juga berpotensi menyebabkan terjadinya angin kencang. Hujan juga sangat rentan diikuti dengan kilat atau petir.

Editor : Kastolani Marzuki
Artikel Terkait
57 tahun lalu

Purworejo jadi Daerah Terlama Tanpa Hujan di Jawa Tengah, Ini Imbauan BMKG

57 tahun lalu

Gempa M5,1 Guncang Bitung Sulut, BMKG Pastikan Tak Berpotensi Tsunami

57 tahun lalu

Gempa Hari Ini M 3,4 Guncang Jembrana Bali, Berpusat di Laut

57 tahun lalu

Gempa Hari Ini Magnitudo 5,6 Guncang Tahuna Kepulauan Sangihe, Tak Berpotensi Tsunami

57 tahun lalu

Gempa Hari ini Guncang Kepulauan Mentawai Sumbar, Cek Magnitudonya!

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal