BMKG Sebut Pergerakan Maiden Julian Oscillation Picu Cuaca Ekstrem di Yogyakarta

Budi Utomo
Galih Wisma
Warga Kalibawang Kulonprogo bekerja bakti menyingkirkan material longsor yang menimpa rumah warga. (foto: iNews.id/Budi Utomo)

SLEMAN, iNews.id - Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) DIY mengimbau warga untuk mewaspadai cuaca ekstrem. Hujan deras yang turun dalam beberapa waktu belakangan telah mengakibatkan musibah tanah longsor. 

Kepala Kelompok Data Stasiun Klimatologi, BMKG DIY Eti Setyaningrum mengatakan, cuaca ekstrem yang melanda DIY dalam beberapa hari belakangan diakibatkan adanya Maiden Julian Oscillation (MGO) yang merupakan pergerakan awan dar sebelah barat Sumatera ke Timur Indonesia. 

“Pergerakan MGO ini melewati DIY dan menyebabkan hujan sangat deras,” kata Eti, Rabu (12/10/2022).  

Hujan deras di Kabupaten Sleman telah mengakibatkan talud penahan tebing di  Pedukuhan Karangtanjung, Pandowoharjo, Sleman runtuh dan menimpa dua rumah warga. Satu rumah mengalami kerusakan ringan dan satu rusak berat. 

Material talud dari batu kali ini juga menimpa salah satu penghuni sehingga terpaksa dilarikan ke rumah sakit. 
 
“Saat kejadian langsung dilarikan ke rumah sakit. Tetapi sudah kembali hanya luka ringan,” kata  Dukuh Karangtanjung, Sunarto.

Editor : Kuntadi Kuntadi
Artikel Terkait
1 hari lalu

Gempa Hari Ini M5,1 Guncang Maluku Barat Daya, Tidak Berpotensi Tsunami

3 hari lalu

Gempa Hari Ini M 4,2 Guncang Gayo Lues Aceh, Cek Pusat Getarannya

3 hari lalu

Gempa Dangkal M 4,7 Guncang Labuan Bajo NTT, Berpusat di Laut

4 hari lalu

Gempa Terkini Guncang Malang Jatim, Cek Kekuatan Magnitudonya

5 hari lalu

Gempa Hari Ini M 4,4 Guncang Labuan Bajo NTT, Berpusat di Laut

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal