Bos CIA Sebut Putin Marah Belum Bisa Rebut Ukraina

Anton Suhartono
CIA mengatakan, Presiden Rusia mulai frustrasi karena militernya gagal mencapai target yang ditentukan. (Foto: Reuters)

Mantan Duta Besar AS untuk Rusia yang sudah bertemu beberapa kali dengan Putin itu menegaskan, Putin tidak gila, namun kemarahannya akan semakin bertambah setelah mengetahui kondisi di lapangan yang tak sesuai harapan.

"Saya kira sekarang Putin marah dan frustrasi. Dia kemungkinan akan menggandakan dan berusaha menggulung pasukan Ukraina tanpa memperhatikan korban sipil," ujarnya, dikutip dari Associated Press, Senin (14/3/2022).

Tuduhan Rusia bahwa AS membantu Ukraina mengembangkan senjata kimia atau biologi, kata Burns, merupakan salah satu indikator Putin mulai kalap. Dia mungkin akan menggunakan senjata terlarang itu dalam operasi 'bendera palsu'.

Editor : Ainun Najib
Artikel Terkait
57 tahun lalu

Terkuak! WNA Ukraina Dibunuh 7 Orang di Bali, 6 Tersangka Buron ke Luar Negeri

57 tahun lalu

20 Jam Terapung di Laut, Turis Rusia Hilang Saat Surfing di Nusa Dua Ditemukan Nelayan

57 tahun lalu

Sosok Mayor Laut Firman Cahyadi Komandan KRI Sutanto-377, Lulusan Terbaik Seskoal Rusia

57 tahun lalu

Membongkar Sepak Terjang Geng Rusia di Bali, Selengkapnya di Morning News

57 tahun lalu

Weekend Story: Geng Rusia Beraksi di Bali, Jaringan Mafia Internasional ?

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal