Butuh 25 Tahun Kembalikan Vegetasi Hutan di Lereng Merapi

Kuntadi
gunung merapi (Foto doc/iNews.id)

SLEMAN, iNews.id ErupsiGunung Merapi akan berdampak terhadap vegetasi tanaman di lereng Merapi. Butuh waktu sampai 25 tahun untuk mengembalikan hutan primer yang rusak. 

Kepala Balai Taman Nasional Gunung Merapi (TNGM) Pujiati, mengatakan erupsi Merapi pada 2010 telah berdampak signifikan terhadap vegetasi tanaman yang ada. Saat itu kerusakan banyak terjadi di wilayah Cangkringan. Sedangkan kerusakan yang diakibatkan erupsi yang terjadi saat ini masih dalam pemantauan. 
   
“Butuh proses yang panjang untuk mengembalikan vegetasi dari tumbuhnya semak belukar untuk membuka pertumbuhan vegetasi lainnya,” katanya, Minggu (7/2/2021). 

Pujiati mengatakan, biasanya setahun atau dua tahun, semak belukar akan terbentuk dan pioner vegetasi mulai muncul. Agar bisa menutupi areal yang terbakar akibat awan panas butuh sampai dengan enam tahun.  Barulah ketika memasuki tahu ke-10 hutan sekunder akan terbentuk. 

“Butuh 25 tahun dari erupsi untuk bisa menjadi hutan primer, itupun kalau tidak ada gangguan lagi,” katanya.

Editor : Kuntadi Kuntadi
Artikel Terkait
57 tahun lalu

Gunung Dukono di Maluku Utara Erupsi, Muntahkan Abu Vulkanik 1.200 Meter

57 tahun lalu

Gunung Marapi Erupsi Lagi, PVMBG Tetapkan Zona Bahaya 3 Km

57 tahun lalu

Gunung Lewotobi Laki-Laki Kembali Semburkan Abu 1.000 Meter, Status Siaga

57 tahun lalu

Gunung Semeru Erupsi Muntahkan Abu Vulkanik 800 Meter, Waspadai Awan Panas

57 tahun lalu

Gunung Merapi Kembali Luncurkan Awan Panas 2 Kilometer, Status Siaga

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal