Cegah Hoaks, Santri di Kulonprogo Diminta Tidak Belajar lewat Google

Kuntadi
Santri Ponpes Nurul Haromain Kulonprogo bertekad memerangi hoaks. (Foto: iNews.id/Kuntadi)

KULONPROGO, iNews.id  – Pengasuh Pondok Pesantren Nurul Haromain, KH Sirodjan Muniro mengajak para santri untuk tidak belajar dari laman pencarian Google. Namun santri harus belajar langsung kepada guru secara fisik. Hal ini penting agar tidak mudah percaya dengan berita palsu alias hoaks.

“Harus belajar dari guru, dari gurunya sampai ke Rosulullah. Jadi kecil kemungkinan percaya hoaks,” kata Sirodjan dalam silaturahmi dan sosialisasi Anti berita Hoax dan Ujaran Kebencian menuju Pemilu damai 2019, di Pondok Pesantren Nurul Haromain, Taruban Kulon, Tuksono, Sentolo, Kulonprogo, Kamis 94/4/2019) malam. 

Karena itu, dia mengajak kepada para santri untuk belajar sampai tuntas. Jangan menjadi santri mogul (putus di tengah jalan). Para santri juga harus menjadi duta anti-berita hoaks dan ikut mewujudkan pemilu damai. “Santri harus menjadi duta antihoaks dengan memberikan contoh sesuai budaya pesantren,” kata Sirodjan.

Budaya pesantren ini, kata dia, selalu melakukan konfimasi atau tabayun kepada sumbernya yang benar. Yaitu guru-guru, ulama yang benar-benar ahlussunnah.

Dia mengakui, para santri banyak yang berusia milenial. Sebagian mahasiswa yang mengenal media sosial. Namun para santri selalu tabayun kalau ada berita yang sekiranya hoaks,  fitnah dan mengandung ujaran kebencian.

Editor : Kastolani Marzuki
Artikel Terkait
57 tahun lalu

Mengerikan! Truk Towing Bermuatan Alat Berat Meluncur Mundur Tabrak Masjid di Kulonprogo

57 tahun lalu

Hujan Deras Picu Longsor di Kulonprogo, 4 Rumah Rusak dan Sejumlah Jalan Tertutup

57 tahun lalu

Hujan Deras, Tebing Longsor di Kulonprogo Terjang Rumah Warga

57 tahun lalu

Kisah Pilu Siswi SD di Kulonprogo, Sekolah Sambil Momong Adik karena Ibunda Derita Kanker

57 tahun lalu

Hujan Deras Picu Tebing Longsor di Kulonprogo Timpa Rumah Warga

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal