Kepada masyarakat, Sirodjan juga mengajak untuk bisa menyadari perbedaan. Di dalam ajaran Islam, Perbedaan adalah rahmat yang tidak seharusnya menjadikan perpecahan, termasuk perbedaan dalam pilihan politik dalam pemilu.
“Tidak ada yang sempurna di antara kita, mari kita Jaga kerukunan karena Pemilu di mana-mana memang rawan, tidak hanya di Yogya. Tugas kita selalu mengingatkan betapa penting menjaga kerukunan,” ucapnya.
Seorang santri, Agus Kurniawan mengaku siap menjadi duta anti hoaks dan menyebarkan pesan Pemilu damai kepada masyarakat. Informasi yang diterima tidak akan ditelan mentah-mentah. Namun akan di tabayun dan jangan percaya berita di media sosial. “Selebihnya kami akan melakukan pendekatan dengan ajaran agama dan budaya santri kepada masyarakat,” katanya.