Cegah Stunting, Calon Pengantin di Jogja Wajib Ikut Bimbingan

Antara
Calon Pengantin di DIY wajib jalani bimbingan sebelum menikah untuk mencegah stunting. (Foto: Istimewa)

Calon pengantin juga akan mendapat bimbingan terkait dengan cara membina keluarga dengan benar. Rata-rata calon pengantin tidak memiliki pengetahuan terkait stunting sehingga harus disiapkan dari awal. Terjadinya perceraian juga karena mereka enggak punya ilmu dalam membina keluarga.

Berdasarkan data Dinkes DIY, prevalensi kasus stunting  pada 2019 mencapai 21,04 persen. Sedangkan pada 2021 turun menjadi 17,3 persen, dan pada 2022 turun menjadi 16,4 persen.

Kepala Bidang Kesehatan Masyarakat Dinkes DIY Endang Pamungkasiwi mengatakan, pihaknya telah membuat program pemberian nutrisi tambahan bagi ibu hamil dan anak dalam bentuk biskuit, khususnya untuk wilayah yang ditemukan kasus stunting maupun gizi buruk.

”Seluruh desa telah memiliki Tim Percepatan Pengurangan Stunting (TPPS) untuk mengejar target penurunan prevalensi stunting menjadi 14 persen pada 2024,” katanya.

Editor : Kuntadi Kuntadi
Artikel Terkait
57 tahun lalu

Calon Pengantin Wanita Kabur Jelang Akad di Pati, Ditemukan di Penginapan Bersama Pria Lain

57 tahun lalu

Bangkalan Fokus Perbaikan Gizi Anak, Muhammad Mosleh: Peran Komunitas Jadi Kunci Tekan Stunting 

57 tahun lalu

Cegah Stunting, Wamendagri Ingatkan Pemda soal Anggaran Tak Efisien

57 tahun lalu

Kisah Pilu Bocah di Lebak Stunting Berat karena Keterbatasan Ekonomi, Kondisinya Mengenaskan

57 tahun lalu

Mandiri Sahabat Desa Fokus pada 200 Keluarga Risiko Stunting di Yogyakarta

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal