Curhat Pemilik Toko Perlengkapan Haji: Dapat Rp1 Juta Rasanya Sulit

Agregasi Harianjogja
Ilustrasi ibadah haji (Foto: Okezone)

"Kalau tahun-tahun kemarin, dalam sehari omzet kami Rp3-4 Juta, tahun ini dapat Rp1 juta aja rasanya sulit," ujarnya.

Dia menyadari keputusan pemerintah meniadakan ibadah haji tahun ini bertujuan untuk kebaikan bersama. Di samping itu, dia juga masih bisa menjual stok makanan seperti kurma dan air zam-zam yang tetap laku pada hari-hari biasa.

"Pada Ramadan kemarin, Alhamdulillah kurma cukup laris untuk keperluan buka puasa. Air zam-zam juga cukup laku, orang-orang biasanya beli eceran satu liter," ujarnya.

Sementara itu, Toko Ar Raudhoh, yang juga menyediakan perlengkapan haji dan oleh-oleh di Driyan, Wates, pada tahun memilih tidak kulakan. Pemilik toko Sutrisno NS, mengatakan keputusannya untuk tidak nyetok barang dagangan.

Dia meyakini pandemi Covid-19 bakal berlangsung lama, sehingga kegiatan haji dipastikan gagal terlaksana. Di samping itu juga karena adaya informasi rencana peniadaan ibadah haji dari pihak Arab Saudi yang diterimanya pada akhir Februari 2020.

"Kebetulan saat awal kemunculan Covid-19 saya tengah membawa rombongan jemaah umrah. Dari disitu saya mendapat informasi dari pihak Arab Saudi kalau kemungkinan ibadah haji ditiadakan," katanya.

Artikel ini telah tayang di Harianjogja.com dengan judul "Ibadah Haji Ditiadakan, Omzet Pemilik Toko Perlengkapan Haji Anjlok"

Editor : Nani Suherni
Artikel Terkait
57 tahun lalu

Terungkap! Pasien Terpapar Virus Super Flu Meninggal di Bandung Punya Komorbid

57 tahun lalu

10 Warga Jabar Terpapar Virus Super Flu, Terdeteksi sejak Agustus

57 tahun lalu

Korupsi Bilik Sterilisasi Covid-19 di Dairi, 2 Terdakwa Divonis 2 Tahun Penjara

57 tahun lalu

5 Oleh-Oleh Surabaya yang Tahan Lama dan Wajib Dibawa Pulang Wisatawan

57 tahun lalu

Cerita IRT Obesitas di Parepare Berbobot 200 Kg, Sulit Berdiri Hanya Bisa Ngesot

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal