Dampak Pandemi Covid-19, Kemiskinan di Kulonprogo Naik 0,2 Jadi 18,1 Persen

Kuntadi
Kemiskinan (ilustrasi/iNews.id)

KULONPROGO, iNews.id – Masa pandemi Covid-19 telah menyebabkan angka kemiskinan di Kabupaten Kulonprogo meningkat tipis sebesar 0,2 persen. Hasil pendataan yang dilakukan oleh Badan Pusat Statistik (BPS) tahun 2020, angka kemiskinannya menjadi 18,1 persen.

“Ada peningkatan sedikit, karena tahun lalu angka kemiskinan 17,9 persen,” kata Kepala BPS Kulonprogo, Sumarwiyanto, Selasa (5/1/2021).

Kategori masyarakat miskin, jika penghasilan dalam keluarga dibawah Rp1,8 juta per bulan. Dari pendataan, kategori miskin jika di Kulonprogo dengan rata-rata pendapatan Rp354.000 per kapita per bulan. 

“Total warga yang masuk miskin sekitar 78.000 jiwa,” katanya.    

Peningkatan angka kemiskinan ini, salah satunya diakibatkan masa pandemi Covid-19. Banyaknya pembatasan terhadap mobilitas penduduk, menjadikan berkurangnya penghasilan di sebagian masyarakat. Khususnya bagi mereka yang bekerja di bidang informal, seperti petani dan pedagang.

Editor : Kuntadi Kuntadi
Artikel Terkait
16 hari lalu

Miris! Lansia Sebatang Kara di Jogja Masuk Desil 10, Dicoret Penerima Bansos

18 hari lalu

Tukang Becak Kulonprogo Masuk Desil 9, Pemprov DIY Siap Dampingi Evaluasi Data BPS

20 hari lalu

Ramai Keluhan Kesalahan Data Desil BPS di DIY, Pemprov Minta Warga Lapor ke Kelurahan

1 tahun lalu

Profil Aditya Hanafi Pembunuh Tiwi ASN BPS Halmahera Timur

1 tahun lalu

Provinsi dengan Janda Terbanyak di Indonesia 2024 Berdasarkan Angka Perceraian

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal