Penurunan jumlah pasien rawat inap sudah muncul sejak awal tahun lalu. Selama bulan Januari, pasien rawat inap mencapai 1.075 orang. Sedangkan di bulan Februari 1.120 orang. Memasuki bulan Maret mulai terjadi penurunan dengan jumlah 991 orang dan di April 661 orang dan Mei menjadi 483 orang.
Sedangkan untuk pasien rawat jalan pada bulan Januari 11.282 orang, Februari turun menjadi 10.009 orang, Maret menjadi 9.457 orang. Selama April turun menjadi 5.954 orang, dan bulan Mei turun lagi menjadi 5.603 orang.
“Penurunan tajam di bulan April dan Mei,” ujarnya.