Dana Tali Asih Pakualam Ground Proyek Bandara NYIA Diduga Disunat

Kuntadi
Warga terdampak bandara yang tergabung dalam Paguyuban Warga Terdampak Bandara Pantai Selatan (Patra Pansel) saat berunjuk rasa menuntut pencairan dana kompensasi Pakualam Ground (PAG). (Foto: iNews.id/Kuntadi)

KULONPROGO, iNews.id - Pencairan dana kompensasi pembangunan bandara baru Yogyakarta (New Yogyakarta international Airport/NYIA) di Kabupaten Kulonprogo, Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY) menyisakan masalah.

Warga terdampak yang menerima kompensasi merasakan dana yanag diterima tidak utuh. Namun ada potongan yang nilainya antara Rp5 juta sampai Rp100 juta.

Dugaan potongan dana kompensasi ini mengemuka dalam aksi ratusan warga yang mendesak pencairan dana tali kasih dari Kadipaten Puropakualaman. Ratusan warga yang tergabung dalam Paguyuban Warga Terdampak Bandara Pantai Selatan (Patra Pansel) ini menggelar aksi di Perempatan Glagah Kecamatan Temon Kulonprogo, Senin (27/8/2018).

Mereka minta agar dana tali asih kepada warga penggarap lahan Pakualam Ground (PAG) segera dibayarkan. Sebab dana itu sudah dicairkan Puro Pakualaman dengan nilai mencapai Rp701 miliar. Sesuai dengan kesepakatan awal, warga akan diberikan tali kasih yang nilainya mencapai Rp25 miliar bagi para petani, pengelola hotel dan pedagang yang menggunakan lahan PAG.

Salah seorang warga, Eprianto mengatakan warga penggarap tanah Pakualam Ground sudah mendapatkan kompensasi dari PT Angkasa Pura I beberapa waktu lalu.

Editor : Kastolani Marzuki
Artikel Terkait
57 tahun lalu

Hujan Deras Picu Longsor di Kulonprogo, 4 Rumah Rusak dan Sejumlah Jalan Tertutup

57 tahun lalu

Hujan Deras, Tebing Longsor di Kulonprogo Terjang Rumah Warga

57 tahun lalu

Kisah Pilu Siswi SD di Kulonprogo, Sekolah Sambil Momong Adik karena Ibunda Derita Kanker

57 tahun lalu

Hujan Deras Picu Tebing Longsor di Kulonprogo Timpa Rumah Warga

57 tahun lalu

Emosi Tim Voli yang Didukungya Kalah, Pemuda di Kulonprogo Tikam 2 Suporter Lawan

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal