DBD di Bantul Sentuh 829 Kasus, Program Wow Mantul Belum Maksimal

erfan erlin
Kasus DBD di Kabupaten Bantul meningkat (Foto: Ilustrasi/Ist)

Menurut dia, di Indonesia pada umumnya DBD tahun ini meningkat. Di Bantul sendiri jika dibandingkan 3-4 tahun terakhir mengalami peningkatan. Pihaknya tidak bisa membandingkan dengan tahun 2020 dan 2021 karena saat itu pelayanan kesehatan tertutup karena Covid-19

Pihaknya mencatat angka tertinggi terjadi di bulan Januari. Namun kondisi tersebut sudah biasa terjadi di mana siklus akan naik di bulan November, Desember dan puncaknya di Januari. Kemudian Maret turun dan akan naik lagi di bulan Juli kemudian September turun dan November naik.

Penyebaran kasus DBD hampir merata di semua Kapanewon karena Bantul merupakan endemis. Namun yang tertinggi di 5 Kapanewon di antaranya Kasihan, banguntapan, Pleret, Imogiri dan Sewon.

"Sewon awalnya paling tinggi. Tetapi sekarang rendah karena di tahun 2015 sudah ada penyebaran Wow Mantul," kata dia.

Editor : Kuntadi Kuntadi
Artikel Terkait
57 tahun lalu

Kehabisan Bekal, Sejoli asal Kolombia Ditangkap saat Ngamen di Lampu Merah Bantul

57 tahun lalu

Tragis! Diajak Kakek Cari Rumput, Bocah di Bantul Tewas Tertimpa Buis Beton

57 tahun lalu

Terungkap Motif Pembunuhan di Bantul, Pelaku Tersinggung Ucapan Korban saat Pesta Miras

57 tahun lalu

Pembunuhan Pria di Bantul Terungkap, 2 Pelaku Sempat Ikut Melayat Korban

57 tahun lalu

Perkelahian Kelompok Pemuda di Imogiri Gunakan Senjata Tajam, 2 Orang Dilarikan ke RS

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal