Dewan Pendidikan DIY Minta PPDB Sistem Zonasi Dievaluasi Bukan Dihapus

erfan erlin
Dewan Pendidikan DIY sarankan PPDB sistem zonasi cukup disempurnakan. (screenshot)

YOGYAKARTA, iNews.id - Dewan Pendidikan DIY tidak sepakat dengan rencana pemerintah yang akan menghapus sistem zonasi pada penerimaan peserta didik baru (PPDB). Sistem ini sudah berjalan bagus dan cukup dievaluasi saja.  

Ketua Dewan Pendidikan DIY, Sutrisno Wibowo mengatakan, sebuah kebijakan yang telah dijalankan harus diteliti untung dan ruginya, termasuk dalam pelaksanaan sistem zonasi. 

"Jangan kemudian langsung diganti ketika ada kelemahan atau keluhan," kata Sutrisno, Senin (14/8/2023). 

Mantan Rektor UNY ini mengatakan, setelah tidak ada lagi ujian nasional (UN) maka tidak ada alat ukur untuk penerimaan peserta didik baru. Sistem zonasi ini diharapkan mampu meningkatkan kualitas pendidikan dan mempersempit kesenjangan atau perbedaaan kualitas pendidikan.

Melalui sistem zonasi maka pemerataan kualitas pendidikan perlahan-lahan mulai tercapai. Namun memang masih ada kelemahan, seperti titipan anak ataupun KK numpang di dekat sekolah.  

"Tentu itu yang sebenarnya harus dievaluasi. Jangan langsung diganti sistemnya," katanya.

Editor : Kuntadi Kuntadi
Artikel Terkait
57 tahun lalu

SD di Kawasan Padat Penduduk di Malang Ini Hanya Dapat 2 Siswa Baru, kok Bisa?

57 tahun lalu

Gerbang SMAN 5 Digembok Warga 2 Hari, Wali Kota Bukittinggi: Anak Kita yang Dirugikan!

57 tahun lalu

2 SD Negeri di Blora Tak Dapat Siswa Baru

57 tahun lalu

Dedi Mulyadi Akan Hapus Sistem Zonasi PPDB di Jabar

57 tahun lalu

Pemkot Malang Kaji Rencana Gabungkan SDN yang Kekurangan Siswa

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal