Digempur Rusia, Ukraina Kekurangan Amunisi Anti-Rudal

Umaya Khusniah
Kerusakan pada gedung di Ukraina setelah dihantam rudal yang ditembakkan militer Rusia. (Foto: reuters)

Sementara itu Duta Besar Rusia untuk Jepang, Mikhail Galuzin, yang berbicara pada konferensi pers beberapa jam kemudian mengatakan, dia tidak dapat menyangkal atau mengkonfirmasi jika pabrik itu telah diambil oleh pasukan Rusia. 

"Saya dapat meyakinkan Anda, semua akan dilakukan untuk penanganan yang aman dan bertanggung jawab atas semua fasilitas nuklir yang dapat atau mungkin berada di area aktivitas pasukan Rusia," katanya.

Rudal menghantam ibu kota Ukraina pada Jumat ketika pasukan Rusia mendesak mendekati Kiev. Sementara Presiden Ukraina Volodymyr Zelenskiy memohon kepada masyarakat internasional untuk berbuat lebih banyak. Pasalnya, sanksi yang diumumkan Barat kepada Rusia sejauh ini tidak cukup.

Editor : Ainun Najib
Artikel Terkait
21 hari lalu

Penyelundupan Amunisi ke PNG Digagalkan di Jayapura, 200 Peluru Amunisi Disita

28 hari lalu

Satgas Damai Cartenz Tangkap DPO Jaringan Senjata dan Amunisi di Jayapura, 298 Peluru Disita

28 hari lalu

Rendi Apriyanto WNI asal Natuna Tewas dalam Serangan Drone Ukraina di Rusia

2 bulan lalu

WNA Rusia Ditangkap saat Liburan di G-Land Banyuwangi, Ditemukan Ganja 11 Gram

6 bulan lalu

Polda Sumsel Tangkap Pemilik Senpi Ilegal di Muba, Sita Pistol dan 18 Amunisi

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal