Dijenguk KSAD Jenderal Andika, Begini Kondisi 2 Prajurit yang Ditembak KKB Papua

Riezky Maulana
KSAD Jenderal TNI Andika Perkasa menjenguk prajurit Yonif 403/WP, Pratu Rommy di RSPAD Gatot Soebroto. (Foto akun Youtube TNI AD).

JAKARTA, iNews.id - Dua anggota TNI AD Serka Dian Herdiana dan Pratu Romi mengalami terluka usai kontak tembak dengan Kelompok Kriminal Bersenjata (KKB) Papua. KSAD Jenderal TNI Andika Perkasa bersama istri Hetty Andika Perkasa menjenguk keduanya di RSPAD Gatot Soebroto, Jakarta Pusat. 

Serka Dian Herdiana dan Pratu Romi diketahui terlibat kontak senjata dengan teroris KKB ini di Distrik Serambakon, Kabupaten Pegunungan Bintang, Papua, Selasa (18/5/2021) malam.

Ketika dijenguk Andika dan Hetty, prajurit Yonif 310/KK, Serka Dian Herdiana menceritakan kronologi kontak senjata di Papua. Saat itu dia sedang diperintah Wakil Komandan (Wadan) untuk melaksanakan pengobatan massal. 

Setelah selesai, dia kembali pulang menaiki mobil bersama prajurit lainnya. Namun di tengah jalan mobil mogok ada KKB menembakinya.  

"Saya langsung mengambil tindakan pengamanan kiri kanan selanjutnya ada motor menyoroti ke kami," kata Herdiana dalam akun YouTube TNI AD, Senin (12/7/2021).

Herdiana memgalami luka tembak di bagian kaki. Istrinya bernama Susi sempat menghubungi rekan Herdiana ketika mendapatkan kabar terkena tembak. 

"Setelah beberapa menit dikasih tahu kejadian benar terkena tembak di kaki," kata Susi yang mendampingi Herdiana di RSPAD Gatot Soebroto. 

Sementara itu, Andika Perkasa meminta dokter tidak mengizinkan Herdiana pulang ke rumah sebelum sembuh total. Dia menyakini Herdiana bisa sembuh. 

"Rumah sakit benar-benar merawat sampai pulang, kalau belum sembuh tidak boleh pulang," kata Andika.

Dia mengaku akan kembali menjenguk Herdiana pada beberapa waktu mendatang. Namun dia meminta Herdiana harus segera pulih. 

"Setelah sembuh biar di teritorialnya saja. Saya ke sini lagi harus sembuh ya," katanya.

Andika juga berbicara dengan prajurit Yonif 403/WP, Pratu Rommy. Andika meminta Rommy untuk menghubungi keluarganya di Kalimantan Barat. 

"Bapak mau tidak menjenguk saya di Jakarta," kata Rommy kepada keluarganya.

Editor : Ainun Najib
Artikel Terkait
24 jam lalu

Polda Malut Ungkap Berbagai Senpi Ilegal, Ada dari Filipina untuk Dijual ke KKB di Papua

7 hari lalu

Gempa Hari Ini Guncang Biak Numfor Papua, Cek Kekuatan Magnitudonya!

12 hari lalu

Senjata Api Ilegal Diduga Akan Diselundupkan ke Papua Dibongkar Polisi, 3 Orang Ditangkap

18 hari lalu

Optimalkan WPPNRI 717, Yulianus Rumboisano Dorong Tuna Sirip Biru Jadi Penopang PAD Papua

18 hari lalu

Kontak Tembak dengan TNI di Yahukimo, 2 Anggota OPM Tewas

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal