Gawat, 145 Pasien Covid-19 di Sleman Meninggal selama Bulan Juni

Priyo Setyawan
Tim Dekontaminasi dan Pemakaman Satgas Covid-19 Sleman melakukan pemakaman jenazah pasien Covid-19. (Foto : Antara/HO-Tim Dekontaminasi dan Pemakaman Satgas COVID-19 Sleman)

Menurut Joko lonjakan angka kematian ini kemungkinan dapat disebabkan adanya varian baru Covid-19 yang masuk dalam Varian of Concern (VoC). Hanya saja kasus ini belum terdeteksi di Sleman maupun di DIY dan harus menjadi perhatian.

Saat ini orang pada antre dengan berkerumun sebentar tapi membuka masker sudah bisa menular. Itu yang harusnya kita kondisikan ke masyarakat, kemungkinan terjadinya varian baru itu terutama pada masalah epidemiologis. 

“Selain itu juga masalah klinisnya juga harus diwaspadai,” katanya.  

Secara akumulasi kasius Covid-19 di Sleman Rabu (30/6/2021) hingga pukul 18.30 WIB, terkonfirmasi ada 22.829 kasus. Rinciannya dirawat 5.373 kasus, sembuh 16.816 kasus dan meninggal dunia 640 kasus. Dari jumlah ini bergejala 16.828 orang dan tanpa gejala 6.001 orang. 

Editor : Kuntadi Kuntadi
Artikel Terkait
7 hari lalu

Abu Vulkanik Gunung Anak Krakatau sampai Bandung, Sekolah Wajibkan Siswa Pakai Masker

7 hari lalu

Dampak Hujan Abu Vulkanik, Apotek di Bandar Lampung Kehabisan Stok Masker

8 hari lalu

Abu Vulkanik Gunung Anak Krakatau Menyebar ke Jabar, BPBD Imbau Warga Pakai Masker

12 hari lalu

Kabut Asap Selimuti Bukittinggi, Sekolah Wajibkan Siswa dan Guru Gunakan Masker

26 hari lalu

Hujan Abu Vulkanik Erupsi Anak Krakatau Meluas, Pemkab Lamsel Bagikan 4.500 Masker

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal