Menurutnya, mobil tersebut sudah terlihat berada di lokasi sejak waktu subuh. Namun hingga warga kembali dari salat Zuhur, kendaraan itu masih berada di tempat yang sama.
“Saat Subuh mobil ini sudah ada, tetapi saat warga pulang Sholat Dzuhur masih di lokasi sama kemudian di cek,” katanya.
Saat ditemukan, kondisi tubuh korban sudah kaku dan berada di kursi depan kemudi. Petugas kepolisian bersama pihak puskesmas yang melakukan pemeriksaan awal tidak menemukan adanya tanda-tanda kekerasan atau penganiayaan.
Korban diduga telah meninggal dunia lebih dari 12 jam sebelum ditemukan warga. Berdasarkan pemeriksaan awal, polisi menduga korban mengalami serangan jantung.
“Korban diperkirakan telah meninggal dunia lebih dari 12 jam karena kondisi tubuh sudah kaku. Dari hasil pemeriksaan awal, korban dimungkinkan mengalami serangan jantung,” ucapnya.
Setelah dilakukan pemeriksaan awal, jasad korban kemudian dibawa ke RS Bhayangkara Polda DIY untuk penanganan lebih lanjut. Polisi juga telah berupaya menghubungi pihak keluarga korban. Namun hingga saat ini, keluarga korban belum berhasil dihubungi.