Gempa Gunungkidul M5,8 Tidak Berpengaruh pada Aktivitas Vulkanis Gunung Merapi

Donald Karouw
Erupsi Gunung Merapi meluncurkan lava dan awan panas guguran, Sabtu (24/8/2024). (Foto: BPPTKG)

Sebagai antisipasi gempa bumi susulan, masyarakat dapat membuat alat peringatan dini sederhana dengan menyusun secara vertikal kaleng-kaleng bekas yang diisi batu-batu kecil. Susunan vertikal kaleng bekas ini akan jatuh dan membuat bunyi berisik jika terjadi gempa sebagai penanda bagi masyarakat.

"Sebab gempa bukan menjadi penyebab jatuhnya korban jiwa, namun runtuhnya bangunan yang tidak kuat menahan guncangan menjadi ancaman jika terjadi gempa magnitudo besar atau berada pada jalur sesar aktif," ucapnya.

Sebelumnya, gempa bumi mengguncang Kabupaten Gunungkidul, DIY, Senin (26/8/2024). Pusat gempa berada pada titik koordinat 8.78 LS dan 110.27 BT di kedalaman 30 kilometer.

Hasil pendataan di lapangan, guncangan gempa dirasakan dengan intensitas sedang hingga kuat selama 2-5 detik di beberapa wilayah meliputi Gunungkidul, Kulonprogo, Bantul, Sleman, Klaten, Purworejo, Kebumen, Cilacap dan Pacitan. Sampai saat ini belum ada laporan mengenai korban jiwa akibat gempa ini.

Editor : Donald Karouw
Artikel Terkait
18 jam lalu

BMKG Ungkap Penyebab Tanggamus Diguncang Gempa Beruntun

19 jam lalu

Gempa Bumi Magnitudo 5,0 Guncang Tahuna Kepulauan Sangihe, Warga Diminta Waspada

20 jam lalu

Gempa Hari Ini M 4,7 Guncang Tanggamus Lampung, Berpusat di Darat

2 hari lalu

Gempa Magnitudo 5,4 Guncang Gunungkidul, Kedalaman 10 Km

3 hari lalu

Gempa Hari Ini M 4,9 Guncang Nagekeo NTT, Getaran Terasa hingga Maumere

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal