Gempa Kembali Guncang Ambarawa, BMKG Sebut Aktivitas Swarm ke-41

Lurisa Lulu
Binti Mufarida
Kondisi ruang kelas SDN 01 Kupang 01 Ambarawa yang rusak akibat diguncang gempa. (iNews/Lurisa Lulu)

Agar tidak jebol, pihak sekolah terpaksa menopang atap kelas dengan menggunakan sejumlah bambu. Kondisi ini berimbas pada terganggunya proses pembelajaran tatap muka di SD Kupang 01 Ambarawa.

Sebanyak 90 siswa yang biasanya menempati tiga ruang kelas tersebut terpaksa harus dipindahkan ke kelas lain saat kegiatan belajar mengajar.

Pihak sekolah juga harus membagi dua sesi pembelajaran tatap muka pada pagi dan siang hari. Murid kelas satu, dua dan tiga masuk pagi hari. Sedangkan murid kelas empat, lima dan enam masuk pada siang hari.

"Kami mohon bantuan dari Dinas, karena ini karena untuk kenyamanan dan keamanan siswa, takutnya kan kalau terjadi apa-apa," kata Agustin, guru SD Kupang 01 Ambarawaa, Kamis (4/11/2021). Ini mengingat sebentar lagi akan di gelar ujian tengah semester bagi para siswa.

Pihak sekolah berharap Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kepemudaan dan Olah Raga Kabupaten Semarang segera membantu proses pembangunan ruang kelas yang kondisinya memprihatinkan. 

Editor : Ainun Najib
Artikel Terkait
8 hari lalu

BMKG Ungkap Penyebab Gempa M 5,3 di Laut Cilacap, Getaran Terasa hingga Pacitan

11 hari lalu

Update Gempa Hari Ini M 4,3 Guncang Cianjur, Getaran Terasa Kuat hingga Bandung

17 hari lalu

Update Gempa M 5,0 Guncang Nagekeo NTT, Getaran Dirasakan 4 Daerah

18 hari lalu

Gempa Hari Ini Guncang Kebumen Jateng, Cek Magnitudonya

27 hari lalu

Tanggap Darurat Gempa NTT Ditetapkan Hingga 3 Bulan, 51 Tewas dan 5.900 Mengungsi

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal