Groundsill Jembatan Srandakan Rusak Parah Diterjang Arus Deras Luapan Sungai Progo

Trisna Purwoko
Banjir yang memicu meluapnya debit air di Sungai Progo, Bantul, Yogyakarta menyebabkan kerusakan parah pada groundsill Jembatan Srandakan sepanjang 160 meter. (Foto: Trisna Purwoko).

Menteri PUPR Dody Hanggodo bersama jajarannya, didampingi Bupati Bantul, Abdul Halim Muslih langsung meninjau lokasi groundsill dan tanggul yang rusak.
 
Terkait kerusakan groundsill Jembatan Srandakan dan talud sungai ini, dia segera menerbitkan status tanggap darurat dan berharap perbaikan dapat segera dilakukan. 

Kerusakan ini dinilai dapat berdampak terhadap keberadaan Jembatan Srandakan dan Jembatan Pandansimo yang berada di selatan Jembatan Srandakan.

"Akan diselesaikan secepat mungkin. Jika tidak segera diperbaiki, kondisi ini akan berdampak pada ribuan hektare lahan pertanian yang ada di Bantul," ujar Abdul Haim di lokasi.

Sementara itu, Menteri PUPR Dody Hanggodo segera memerintahkan jajarannya untuk melakukan upaya perbaikan demi mencegah meluasnya kerusakan melalui program tanggap darurat.

Menurutnya, selain curah hujan yang cukup tinggi, penambangan pasir secara berlebihan dengan menggunakan mesin sedot juga menjadi salah satu penyebab kerusakan groundsill dan talud di Srandakan Bantul. 

"Kita lagi mengkaji penambangan pasir dengan mesin penyedot yang merusak lingkungan dan sungai. Ya haus ditetibkan," ucapnya.

Editor : Kurnia Illahi
Artikel Terkait
57 tahun lalu

2 Bulan Terendam Banjir, 1.400 Kepala Keluarga di Luwu Utara Terisolasi

57 tahun lalu

Banjir Landa 3 Desa di Bandung, 75 Warga Mengungsi

57 tahun lalu

BNPB: Banjir di Blora Rendam Puluhan Rumah Warga hingga 2 Sekolah

57 tahun lalu

Hujan Deras dan Tanggul Jebol, Ratusan Rumah di Pati Terendam Banjir

57 tahun lalu

Kondisi Terkini Banjir di Cirebon, Ribuan Rumah Masih Terendam

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal