Harga Elpiji Nonsubsidi Naik, Pengusaha Kuliner di Kulonprogo Hanya Bisa Pasrah

Kuntadi
Seorang pekerja merapikan elpiji nonsubsidi yang mengalami kenaikan di salah satu pangkalan elpiji di Kulonprogo. (Foto: iNews.id/Kuntadi)

KULONPROGO, iNews.id –  Sejumlah pengusaha di Kabupaten Kulonprogo mengeluhkan kenaikan harga elpiji nonsubsidi ukuran 5,5 maupun 12 kilogram. Mereka pasrah dan mengaku berat untuk menjalankan bisnis mereka.

Pengusaha Kuliner Sapardiyono mengatakan, kenaikan harga elpiji ini membuat pukulan berat bagi pengusaha. Saat ini iklim usaha belum kembali akibat pandemi covid-19. Kondisi yang sudah sulit kembali diperparah dengan kenaikan harga elpiji, setelah minyak goreng juga sulit didapat. 

“Ya mau bagaimana lagi, kami hanya bisa pasrah meski ini sangat berat bagi pengusaha,” katanya. 

Sapardiyono berharap pemerintah meninjau ulang kebijakan menaikkan harga elpiji nonsubsidi. Mereka tidak mungkin mengikuti dengan menaikkan harga jual produk yang dihasilkan. Cara itu justru lebih berisiko karena kenaikan harga sangat sensitif. 

“Kami tidak bisa ikut menaikkan harag produk, nanti konsumen malah lari,” ujarnya.

Editor : Kuntadi Kuntadi
Artikel Terkait
57 tahun lalu

Ruko Penjual BBM Eceran dan Elpiji di Medan Terbakar, 2 Penghuni Sempat Terjebak

57 tahun lalu

Penjualan Ilegal 200 Tabung Elpiji Bersubsidi di Blora Digagalkan Polisi

57 tahun lalu

Angkot di Sukabumi Gunakan Elpiji 3 Kg sebagai Bahan Bakar, Sehari 2 Tabung

57 tahun lalu

Polisi Bongkar Praktik Pengoplosan Gas Elpiji di Brebes, 2 Pelaku Ditangkap

57 tahun lalu

Nikmati Sensasi Makan Sepuasnya di Buffetlicious Aston Emidary Bangka!

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal