Harga Kembang Melambung, Tembus Rp200.000

erfan erlin
Pedagang kembang atau bunga tabur panen. Lonjakan permintaan memgakibatkan harganya naik drastis. (Foto : MPI /erfan erlin)

Wanita inipun mengeluhkan terkait kenaikan harga. Karena akan membuat bingung seberapa ukuran bunga yang akan ia berikan kepada pembeli, sebab mayoritas kalau untuk tradisi-tradisi biasanya ecer. Mulai dari Rp5.000, Rp10.000 tergantung permintaan. 

"Ya tergantung mintanya berapa ribu, tapi kalau dengan harga yang mahal gini kan jadi ya cuma dapat sedikit," jelasnya. 

Sepekan sebelum puasa ini dirinya mampu menjual 40 kg bunga. Padahal biasanya ia hanya menjual 20 kg. Untuk memenuhi permintaan, ia terpaksa mendatangkannya dari luar daerah.

Pasokan bunga tabur tidak berasal dari Gunungkidul. Para pedagang bunga tabur membeli atau kulakan dari Boyolali, Jawa Tengah. Meski harga mahal mencapai Rp200.000 per kilogram tapi penjualannya tetap tinggi.  

Editor : Ainun Najib
Artikel Terkait
57 tahun lalu

Jemaah Syattariyah di Tanah Datar Baru Laksanakan Salat Iduladha Hari Ini

57 tahun lalu

Tren Baru! Ramai Sewa iPhone Mulai Rp100.000 jelang Lebaran di Gunungkidul

57 tahun lalu

Polrestabes Bandung Bongkar 30 Kasus Narkoba saat Ramadan, 39 Orang Ditangkap

57 tahun lalu

Ramadan Bareng KSPSI di Jatim, Kapolri Ajak Buruh Bersatu Hadapi Dinamika Global

57 tahun lalu

Jadwal Imsakiah Ramadan di Tanggamus Lampung 7 Maret 2026, Ini Doa Niat Puasa

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal