Hasil Studi Sebut Penghasilan Rendah Berdampak Pada Penurunan Memori

Syifa Fauziah
Sebuah studi menyebut penghasilan rendah ternyata berdampak pada kesehatan otak dan ingatan. (foto: istimewa)

Subjek ditempatkan ke dalam salah satu dari tiga kategori. Di antaranya mereka yang tidak pernah mendapatkan upah rendah, orang-orang yang kadang mendapatkan upah rendah, atau mereka yang selalu mendapatkan upah rendah.

Peserta studi diwawancarai setiap dua tahun dan diberikan informasi tentang faktor-faktor yang berhubungan dengan pekerjaan, termasuk upah per jam. Kemudian, fungsi memori diukur pada setiap kunjungan selama periode 12 tahun dari 2004 hingga 2016. 

Para peneliti menemukan, penerima upah rendah yang berkelanjutan mengalami penurunan memori yang jauh lebih cepat di usia lanjut. “Asosiasi ini diamati pada sampel utama kami serta dalam kelompok validasi,” kata Dr Kezios. 

"Temuan kami menunjukkan, kebijakan sosial yang meningkatkan kesejahteraan finansial pekerja berupah rendah mungkin sangat bermanfaat bagi kesehatan kognitif mereka," kata penulis senior Adina Zeki Al Hazzouri, PhD yang juga asisten profesor epidemiologi di Columbia Mailman School di New York City.

Editor : Ainun Najib
Artikel Terkait
57 tahun lalu

Momen Mahasiswa USU Keenakan Pencet 0 di Gaji Orang Tua Jadi Rp2 Miliar, Auto Panik!

57 tahun lalu

Biduan di Lubuklinggau Jadi Otak Pengeroyokan Sopir Travel, Ngaku Dilecehkan Ternyata Halusinasi

57 tahun lalu

Polisi Bongkar Sindikat TPPO di Batam, 3 Pelaku Ditangkap 21 Orang Diselamatkan

57 tahun lalu

Ini Daftar Penyakit yang Biasa Muncul usai Liburan dan Tips Mengatasinya

57 tahun lalu

Bupati Majalengka Akan Kaji Ulang Tunjangan Faskes, Ini Respons Pegawai

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal