Iran Ungkap Pangkalan Rudal Bawah Tanah Rahasia Miliknya

Sindonews
Syarifudin
Sejumlah rudal tampak di fasilitas rudal bawah tanah rahasia Iran. (Foto/Kemhan Iran)

Pemerintah Iran mengakui negara itu menderita krisis mata uang asing akibat sanksi Amerika Serikat (AS).

Juru Bicara Pemerintah Iran Ali Rabiei mengumumkan dalam konferensi pers bahwa kenaikan harga barang terutama disebabkan oleh kekurangan mata uang asing akibat sanksi AS.

"Kami harus menerima bahwa kami tidak memiliki cadangan mata uang asing yang cukup, tetapi kami melakukan upaya ganda untuk mengamankan jumlah mata uang asing yang diperlukan untuk memenuhi kebutuhan masyarakat," kata Rabiei.

AS menarik diri dari kesepakatan nuklir dengan Iran pada Mei 2018, dan kembali menjatuhkan sanksi pada Teheran pada Agustus tahun yang sama.

AS berdalih hendak menekan Iran menandatangani perjanjian baru yang membatasi pengaruh regionalnya.

Editor : Ainun Najib
Artikel Terkait
57 tahun lalu

Viral! Bayi di Kampar Riau Diberi Nama Ali Khamenei, Langsung Didatangi Kedubes Iran

57 tahun lalu

Dikunjungi Dubes Boroujerdi, Jokowi Sampaikan Simpati ke Rakyat Iran

57 tahun lalu

Demo di Surabaya Bakar Patung Baal, Protes Serangan AS-Israel ke Iran

57 tahun lalu

Mencuri dengan Modus Hipnotis Pedagang, Pasutri WNA asal Iran  di Jepara Nyaris Diamuk Massa

57 tahun lalu

Pemulung Temukan Benda Mirip Rudal di Bawah Jembatan Indrapura Batubara

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal