Jauh dari Fasyankes Pemerintah, DPRD Kulonprogo Usul Kalurahan di Utara Dilengkapi Ambulans

Kuntadi
Ketua Komisi IV DPRD Kulonprogo Muhtarom Asrorie (Foto: istimewa)

Kepala Dinas Kesehatan Kulonprogo Sri Budi Utami mengatakan, dulu mereka memiliki bidan desa sebagai ujung tombak penanganan kesehatan di pinggiran. Namun bidan desa telah ditarik menjadi ASN dan menjadi bidan puskesmas, sehingga keberadaan poliklinik desa ditangani desa. 

“Ambulans ini adanya di puskesmas, kalau polindes belum ada. Tetapi solusi saat ini bisa berkoordinasi ambulans yang dikelola kelompok masyarakat,” katanya. 

Dinas Kesehatan saat ini tengah menyiapkan layanan rawat inap di Puskesmas Kalibawang yang ada di Banjarharjo. Nantinya akan ada 10 tempat tidur yang disiapkan. Dinas juga melakukan penguatan di RS Santo yusuf Boro dan RS PKU Muhammadiyah Nanggulan. 

"Kami juga melakukan kerja sama dengan rumah sakit swasta maupun di rumah sakit perbatasan,” katanya. 

Editor : Kuntadi Kuntadi
Artikel Terkait
25 hari lalu

5 Fakta Ambulans Kecelakaan Beruntun di Tol Batang-Semarang Tewaskan 3 Orang

25 hari lalu

Penampakan Ambulans usai Kecelakaan Beruntun di Tol Batang-Semarang Tewaskan 3 Orang

25 hari lalu

Identitas 3 Korban Tewas Kecelakaan Beruntun Ambulans di Tol Batang-Semarang

25 hari lalu

Kronologi Kecelakaan Beruntun Ambulans Bawa Jenazah di Tol Batang, 3 Orang Tewas

25 hari lalu

Kecelakaan Beruntun Ambulans di Tol Batang, Pasutri Tewas Saat Antar Jenazah Anak

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal