Kasus Covid di DIY Pecahkan Rekor, Sri Sultan: Sulit Kalau Warga Anggap Enteng

Antara
Gubernur DIY Sri Sultan HB X saat membuka pameran temporer Adhyatmaka di Keraton Yogya, secara daring. (Foto : Istimewa)

YOGYAKARTA, iNews.id - Gubernur DI Yogyakarta, Sri Sultan Hamengku Buwono X, menyebut penularan Covid-19 sulit dikendalikan bila masyarakat menganggap enteng wabah tersebut. Lalu mereka tidak kooperatif mendukung kebijakan pemerintah.

"Karena ini semua tergantung dari kita sendiri-sendiri, kita (pemerintah) hanya mengambil kebijakan, berbuat sesuatu mengkonsolidasikan kesehatan masyarakat," kata Sri Sultan di Kota Yogyakarta, DIY, Minggu (20/6/2021).

Dia lalu meminta masyarakat menjadi subjek yang turut meminimalisir penyebaran Covid-19 di DIY. Hal ini disampaikan mengingat tingginya penambahan kasus positif selama sepekan terakhir.

Penambahan kasus positif di DIY mengalami puncaknya pada Minggu (20/6/2021) yakni sebesar 665 kasus. Angka ini merupakan angka tertinggi penambahan kasus selama pandemi terjadi di daerah tersebut.

Penambahan kasus itu turut berdampak pada tingkat keterisian tempat tidur atau bed occupancy rate atau BOR baik isolasi maupun ICU di RS rujukan.

Editor : Andi Mohammad Ikhbal
Artikel Terkait
10 hari lalu

Sidang Kasus Daycare Little Aresha, 11 Pengasuh Menangis Minta Keringanan Hukuman

26 hari lalu

Kasus Pungli Parkir Foodtruck Bolosego di Alkid Jogja Dihentikan, Ini Alasannya

31 hari lalu

Detik-Detik Kebakaran Hamzah Batik Malioboro di Yogyakarta, Sempat Terdengar Letupan

31 hari lalu

Kebakaran Hamzah Batik Malioboro di Yogyakarta, Api Membesar dari Lantai Atas

2 bulan lalu

Kuota Pertalite Dibatasi, Pengemudi Ojol di Jogja Kelimpungan Cari BBM Bersubsidi

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal