Sebanyak delapan personel SAR kemudian diterjunkan ke dalam gedung untuk membantu proses evakuasi. Mereka dilengkapi self-contained breathing apparatus (SCBA) untuk melindungi diri dari paparan asap.
Petugas juga membawa peralatan untuk membuka akses pintu yang terhalang. Kondisi medan di dalam bangunan membuat proses pencarian dan evakuasi harus dilakukan secara hati-hati.
Selain ruang yang sempit, konsentrasi asap yang tinggi menjadi salah satu hambatan utama. Asap tersebut diduga mengandung bahan kimia berbahaya atau hazardous materials yang dapat meningkatkan risiko bagi petugas.
Karena kondisi tersebut, jumlah personel yang diperbolehkan masuk ke dalam gedung dibatasi. Personel lainnya tetap bersiaga di luar untuk memberikan dukungan sekaligus mengantisipasi kondisi darurat selama proses evakuasi berlangsung.
Kapolsek Berbah AKP Fitrianto Heri Nugroho membenarkan adanya dua korban meninggal dunia dalam kebakaran tersebut.