Kecelakaan Pesawat di China yang Tewaskan 132 Orang Diduga Akibat Faktor Manusia

Anton Suhartono
Api berkobar di lokasi Pesawat Boeing 737-800 China Eastern Airlines yang membawa 132 penumpang dan kru jatuh di pegunungan Guangxi, Senin (21/3/2022). (Istimewa/Twitter)

Sejauh ini produsen pesawat Boeing serta Dewan Keselamatan Transportasi Nasional AS (NTSB) menolak berkomentar.

Badan Penerbangan Sipil China (CAAC), yang memimpin penyelidikan kecelakaan ini juga enggan memberikan komentar laporan WSJ. 

Namun saat menanggapi spekulasi bahwa kecelakaan disengaja pada 11 April lalu, CAAC menegaskan anggapan itu sangat menyesatkan publik dan mengganggu tugas penyelidikan.

Tangkapan layar dari artikel WSJ juga dihapus dari platform media sosial Weibo dan aplikasi pesan singkat WeChat.

Hashtag "China Eastern" dan "kotak hitam China Eastern" juga dilarang di Weibo yang mengancam pelanggarnya dengan hukuman.

Editor : Ainun Najib
Artikel Terkait
19 hari lalu

Tombak Penyu lalu Dikonsumsi, Instruktur Selam asal China Ditangkap Imigrasi Makassar

26 hari lalu

Jebakan Lowongan Admin Kripto! 3 WNA China Diduga Dalang Sindikat Scamming di Sidoarjo

29 hari lalu

Detik-Detik Pesawat Sky Ranger Diawaki 2 Kru Jatuh dan Terbakar di Persawahan Blora

29 hari lalu

Pesawat Sky Ranger Jatuh dan Terbakar di Blora, 2 Kru Selamat sebelum Api Membesar

3 bulan lalu

Tak Terima Ditampar, Operator Ekskavator Lindas TKA China di Luwu Utara

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal