Keren, 4 Mahasiswa UGM Bikin Alat Deteksi Glaukoma Berbasis Kecerdasan Buatan

Neneng Zubaedah
Empat mahasiswa UGM ini berhasil menciptakan alat deteksi glaukoma dengan kecerdasan buatan. (Foto : Dok Humas UGM)

Pengguna Alsakirana dapat menggunakan perangkat genggam untuk menangkap gambar retina pasien dengan kamera ponsel. Selanjutnya, gambar-gambar tersebut akan diunggah ke aplikasi atau web Aksakirana untuk menerima pembelajaran oleh mesin.

“Pengguna akan mendapatkan hasil prediksi diagnosis glaukoma beserta tingkat keparahannya. Hasil prediksi ini selanjutnya dapat diverikasi oleh para dokter mata dan disimpan ke dalam server Aksakirana guna meningkatkan akurasi pembelajaran mesin Aksakirana seiring dengan banyaknya dataset yang digunakan,” jelasnya.

Athar berharap Aksakirana dapat digunakan oleh masyarakat Indonesia, khususnya tenaga kesehatan, agar proses skrining penyakit glaukoma dapat berjalan cepat dan masif. Selain itu, kehadiran biobank sebagai penyimpanan data citraus retina di pusat mahadata atau data besar yang telah dilalui nantinya dapat dibuka untuk keperluan penelitian.

Editor : Ainun Najib
Artikel Terkait
25 hari lalu

UNY Dorong Perempuan Diaspora Indonesia di Malaysia Mandiri lewat AI

3 bulan lalu

Sambut Standar Baru: AI Phone yang Lebih Personal dan Utamakan Privasi

7 bulan lalu

Pesan Zainal Arifin Mochtar ke Pelaku Teror: Jangan Jualan Polisi untuk Nakutin Orang

8 bulan lalu

Longsor Susulan Intai Warga Banjarnegara, Ditemukan Rekahan Membentuk Pola Tapal Kuda

9 bulan lalu

Kisah Inspiratif Rizal Galih, Lulus S2 UGM dengan IPK Sempurna dalam Waktu 22 Bulan

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal