Keterlaluan, Oknum TNI Ini Jual Amunisi ke Separatis Papua Rp1,5 Juta

Tim iNews.id
Barang bukti senjata api dan amunisi ilegal yang diduga dijual oknum aparat ke separatis Papua. (foto: iNews/Chanry Andrew Suripatty)

JAKARTA, iNews.id - Oknum anggota TNI Batalion 733/Masariku Ambon diduga terlibat penjualan senjata api dan amunisi ilegal jaringan Ambon-Papua untuk kelompok separatis Papua. Pelaku, Praka MS berhasil ditangkap Satintel Kodam Pattimura Maluku. 

Praka MS diketahui memiliki jabatan sebagai Wadanru 1 Ton I Regu I Kipan B 733/Masariku yang tinggal di Asmil Waiheru Kipan B 733/Masariku. Dia diamankan pada Minggu (21/2/2021) pukul 23.40 WIT.

Selanjutnya yang bersangkutan diinterogasi di Kantor Denintel Kodam Pattimura pada Senin (22/2/2021) pukul 08.00 WIT. Dia diperiksa terkait pengembangan kasus kepemilikan serta penjualan senjata api jaringan Ambon-Papua yang perkara awal ditangani Polres Bintuni, Polda Papua Barat.

Hasil interogasi dan pengembangan diperoleh keterangan, Praka MS menyerahkan 600 amunisi kaliber 5,56 mm kepada Wellem Taruk alias Jack Tizia yang diamankan Polres Bintuni. Saat ditangkap, Jack mengaku amunisi itu dipesan oleh Atto Muri.

Amunisi diserahkan dalam dua tahapan. Pertama pada November 2020 sebanyak 200 butir dengan bayaran sebesar Rp500.000. Kemudian Januari 2021 sebanyak 400 butir amunisi kaliber 5,56 mm dengan pembayaran Rp1.000.000.

Editor : Ainun Najib
Artikel Terkait
10 hari lalu

Satgas Teritorial Koops TNI Habema Bangun Jembatan dan Beri Pengobatan Gratis Warga Papua

18 hari lalu

Satgas Damai Cartenz Tangkap 2 Pria di Jayapura, Kasus Peredaran Senjata dan Amunisi Ilegal

20 hari lalu

Momen Haru 449 Prajurit TNI Kembali ke Blora usai Setahun Bertugas di Papua

23 hari lalu

Gempa Besar Magnitudo 5,9 Guncang Sarmi Papua

26 hari lalu

17 Orang Terlibat Jaringan Senjata Papua, Ada Pembeli hingga Penyandang Dana

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal