Keutamaan meninggal di bulan Ramadhan selanjutnya adalah mendapatkan pahala yang besar. Sebagaimana Allah Subhanahu Wata'ala jelaskan dalam Al-Qur'an surat An Nahl ayat 97,
مَنْ عَمِلَ صَالِحًا مِّن ذَكَرٍ أَوْ أُنثَى وَهُوَ مُؤْمِنٌ فَلَنُحْيِيَنَّهُ حَيَاةً طَيِّبَةً وَلَنَجْزِيَنَّهُمْ أَجْرَهُم بِأَحْسَنِ مَا كَانُواْ يَعْمَلُونَ
Artinya:
”Barangsiapa yang mengerjakan amal saleh, baik laki-laki maupun perempuan dalam keadaan beriman, Maka Sesungguhnya akan kami berikan kepadanya kehidupan yang baik dan Sesungguhnya akan kami beri balasan kepada mereka dengan pahala yang lebih baik dari apa yang telah mereka kerjakan.” (QS. An Nahl : 97).
Puasa Ramadhan merupakan suatu bentuk ibadah yang bila dikerjakan bisa meningkatkan keimanan. Artinya, meninggal dalam keadaan berpuasa ia akan mendapatkan pahala yang besar dari Allah Subhanahu Wata'ala.
Keutamaan seorang Muslim meninggal di bulan Ramadhan selanjutnya adalah masuk surga. Hal ini sebagaimana disabdakan oleh Rasulullah Shalallahu Alaihi Wassalam dalam hadits riwayat Ahmad Hudzaifah Radhiyallahu Anhu,