Klaster Ponpes Kembali Muncul, Dinkes Minta Ponpes Punya Ruang Karantina

erfan erlin
Sebanyak 29 santriwati di sebuah Ponpes di Kapanewon Mlati yang dinyatakan positif Covid-19. (Foto: Reuters)

Kepala Dinkes Sleman Cahya Purnama menambahkan, penularan kasus Covid-19 bisa terjadi masif di ponpes, mengingat mayoritas santri tidur bercampur dalam satu kamar antara satu dengan lainnya. Tak sedikit yang tidur dalam kondisi berdempetan.

Cahya menuturkan, klaster Covid-19 di pondok pesantren banyak diawali kronologinya lewat adanya klaster keluarga. Kemudian anak dari keluarga tadi, bersekolah di ponpes dan tanpa disadari menularkan kepada temannya. 

Selain klaster Pondok Pesantren, pihaknya juga mencatat ada klaster lain. Tercatat ada 60 klaster terjadi di lingkungan pendidikan, lima di perkantoran dan dua klaster padukuhan se-Kabupaten Sleman. 

"Oleh karenanya, kami meminta kepada pondok pesantren yang ada di Sleman untuk memiliki ruang karantina khusus, bagi pasien terkonfirmasi positif Covid-19," ujarnya.

Editor : Ainun Najib
Artikel Terkait
57 tahun lalu

Terungkap! Pasien Terpapar Virus Super Flu Meninggal di Bandung Punya Komorbid

57 tahun lalu

10 Warga Jabar Terpapar Virus Super Flu, Terdeteksi sejak Agustus

57 tahun lalu

Terungkap! Ini Kelompok Ritual Zikir di Candi Siwa Prambanan yang Viral di Medsos

57 tahun lalu

Viral Video Ritual Zikir di Candi Siwa Prambanan, Pengelola TWC Minta Maaf

57 tahun lalu

Korupsi Bilik Sterilisasi Covid-19 di Dairi, 2 Terdakwa Divonis 2 Tahun Penjara

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal