Komnas HAM Tindaklanjuti Aduan Warga Korban Proyek Bandara NYIA

Kuntadi
Tim Komnas HAM menemui warga korban gusuran proyek bandara baru Yogyakarta (NYIA) di Temon, Kulonprogo, Kamis (26/7/2018). (Foto: iNews.id/Kuntadi)

KULONPROGO, iNews.id - Komisi Nasional Hak Asasi Manusia (Komnas HAM) kembali turun ke Kulonprogo untuk menindaklanjuti aduan masyarakat terkait proses pengadaan lahan proyek bandara baru Yogyakarta (New Yogyakarta International Airport/NYIA).

Tidak hanya menemui warga penolak bandara, perwakilan dari Komnas HAM juga menemui Pemda DIY, Pemkab Kulonprogo, PT Angkasa Pura I dan sejumlah instansi lain yang terlibat dalam proses pengadaan lahan dan pengosongan lahan bandara di Temon, Kulonprogo. "Kita turun untuk melihat regulasi dan penanganan kasus dalam pengadaan lahan," kata anggota tim Komnas HAM, Agus Kuntoro di Temon, Kamis (26/7/2018).

Selain Agus, tim Komnas HAM yang turun melakukan investigasi di antaranya peneliti Komnas HAM Indah Wati dan Imelda Saragih, serta beberapa asisten yang lain. Mereka melakukan pertemuan di Masjid Al Hidayah Palihan, Temon yang menjadi basecamp warga penolak bandara.

Agus mengatakan, Komnas HAM sudah banyak mendapatkan aduan dalam proses pengadaan lahan. Mereka turun untuk meng-update permasalahan yang ada. Termasuk melihat tindaklanjut dari para pemangku kepentingan terhadap rekomendasi yang sudah diberikan sebelumnya. 

Menurut Agus, sejak awal kasus di Kulonprogo ini sudah dipantau. Komnas HAM juga telah merekomendasikan kepada pemerintah untuk melakukan negosiasi. Semua pihak harus bisa menahan agar tidak ada kekerangan. "Semuanya harus menahan, jangan sampai ada kekerasan," tandas Agus. 

Editor : Kastolani Marzuki
Artikel Terkait
9 hari lalu

Kecelakaan Beruntun 3 Kendaraan di Kulonprogo, 1 Orang Luka-Luka

18 hari lalu

Mengerikan! Truk Towing Bermuatan Alat Berat Meluncur Mundur Tabrak Masjid di Kulonprogo

1 bulan lalu

Korban Penembakan di Kembru Papua Bertambah Jadi 12 Orang, 1 di Antaranya Anak-Anak

2 bulan lalu

20 Orang Tewas di Papua, Menteri HAM: Butuh Keputusan Politik Tingkat Tinggi Atasi Konflik

3 bulan lalu

5 DPO Penyerangan Tambrauw Menyerahkan Diri usai Negosiasi dengan Komnas HAM Papua

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal