Iran Serang Pangkalan Militer AS di 6 Negara Arab, Hancurkan Radar hingga Pesawat Tanker
TEHERAN, iNews.id - Iran mengumumkan serangan terhadap pangkalan militer Amerika Serikat (AS) di enam negara Timur Tengah sepanjang Jumat (17/7/2026). Serangan itu sebagai pembalasan atas gempuran militer AS pada Kamis hingga Jumat pagi yang beberapa di antaranya menargetkan infrastruktur jembatan dan rel kereta, bahkan permukiman warga.
Serangan AS menargetkan fasilitas sipil, infrastruktur telekomunikasi, pekerja kereta api, dan kendaraan, menewaskan sedikitnya delapan orang.
Enam negara tersebut adalah Bahrain, Kuwait, Yordania, Suriah, Oman, dan Qatar. Otoritas di beberapa negara tersebut mengumumkan pencegatan rudal dan drone Iran.
Korps Garda Revolusi Islam (IRGC) menyatakan angkatan udaranya menargetkan pangkalan militer AS di Kuwait sebagai bagian dari serangan gelombang ke-12. Target tersebut termasuk fasilitas radar dan sistem rudal pertahanan. Selain itu Iran juga mengeklaim berhasil menghancurkan beberapa gudang senjata, dua armada peluncur Sistem Roket Artileri Mobilitas Tinggi (HIMARS), serta tempat penyimpanan rudal tersebut.
Serangan itu disebut memicu kebakaran besar di pangkalan tersebut.
Militer Kuwait menyatakan beberapa tentaranya luka akibat serangan drone Iran pada Jumat pagi.