Korut Peringatkan AS untuk Diam dan Berhenti Sebarkan Desas-desus

Umaya Khusniah
Parade persenjataan militer Korea Utara (Korut). Negara itu membantah telah mengekspor senjata ke Rusia. (Foto : Reuters)

Pada awal bulan ini, Wakil Juru Bicara Departemen Luar Negeri AS, Vedant Patel mengatakan, Rusia sedang dalam proses pembelian jutaan roket dan peluru artileri dari Korea Utara. Senjata itu digunakan untuk invasi di Ukraina.

Juru Bicara Keamanan Nasional Gedung Putih, John Kirby menyebutnya sebagai pembelian potensial. Dia mengklarifikasi, tidak ada indikasi pembelian telah selesai. 

"Dan tentu saja tidak ada indikasi bahwa senjata-senjata itu digunakan di Ukraina," katanya. 

Editor : Ainun Najib
Artikel Terkait
22 hari lalu

Penyelundupan Amunisi ke PNG Digagalkan di Jayapura, 200 Peluru Amunisi Disita

29 hari lalu

Satgas Damai Cartenz Tangkap DPO Jaringan Senjata dan Amunisi di Jayapura, 298 Peluru Disita

29 hari lalu

Rendi Apriyanto WNI asal Natuna Tewas dalam Serangan Drone Ukraina di Rusia

2 bulan lalu

WNA Rusia Ditangkap saat Liburan di G-Land Banyuwangi, Ditemukan Ganja 11 Gram

6 bulan lalu

Polda Sumsel Tangkap Pemilik Senpi Ilegal di Muba, Sita Pistol dan 18 Amunisi

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal