KPU Bantul Akan Coret 7 WNA yang Masuk DPT Pemilu 2019

Kuntadi
Ilustrasi warga melakukan pengecekan Daftar Pemilih Tetap (DPT) Pemilu 2019 dan Pilpres 2019. (ANTARA FOTO/Rivan Awal Lingga)

BANTUL, iNews.id – Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten Bantul segera mencoret tujuh warga negara asing (WNA) yang masuk dalam daftar pemilih tetap (DPT) Pemilu 2019. Langkah ini dilakukan setelah Petuga Pengawas Kecamatan (PPK) melakukan klarifikasi kepada tujuh dari delapan WNA yang masuk DPT Pemilu 2019.

“Petugas Pengawas Kecamatan (PPK) telah memeriksa dan menemukan tujuh dari delapan nama yang disebut masuk DPT. Satu WNA lainnya tidak diklarifikasi karena tidak masuk dalam DPT,” ujar Komisioner KPU Bantul, Arif Widiyanto, Jumat (8/3/2019).

Delapan nama itu tersebar di tiga kecamatan, yakni di Kasihan sebanyak tiga orang, Banguntapan empat orang, dan di Kretek satu orang. Namun, di Kasihan hanya ada dua WNA yang diklarifikasi karena satu nama lagi tidak masuk dalam DPT.

Dari tujuh WNA yang terdaftar dalam DPT, semua memiliki hubungan keluarga dengan Warga Negara Indonesia (WNI). Sebagian sudah menikah dan ada yang telah memiliki anak. Namun, status kewarganegaraannya tetap sebagai WNA.

“Kami masih menunggu BAP dari PPK untuk proses pencoretan,” ujarnya.

Arif mengatakan, KPU masih melakukan pembaharuan data dan proses perbaikan data pemilih. Rencananya pada 17 Maret ini, akan dilakukan lagi rapat pleno daftar pemilih tambahan.

Saat ini KPU masih fokus melakukan upaya jemput bola dengan mendatangi beberapa kampus. Langkah ini terus diupayakan agar para pemilih yang belum masuk dalam DPT bisa mendaftar untuk mempergunakan hak suaranya di Pemilu Legislatif dan Pemilu Presiden 2019. Mereka bisa mengurus kepindahan surat suara atau dikenal dengan formulir A5.

Editor : Maria Christina
Artikel Terkait
2 hari lalu

Satgas Damai Cartenz Tembak DPO KKB di Tembagapura, Pernah Terlibat Serangan di Freeport

5 hari lalu

WNA Papua Nugini Ditangkap di Jayapura, Bawa 40 Paket Ganja Seberat 500 Gram

18 hari lalu

Respons Ni Luh Djelantik soal Viral Klub Lari di Bali Diduga Tolak WNI: Ini Tanah Kami!

18 hari lalu

Viral Klub Lari di Bali Diduga Diskriminatif, Tolak WNI dan Hanya Terima Warga Asing

26 hari lalu

Kapal Wisata Tenggelam di Perairan Bima, 45 Penumpang dan ABK Dievakuasi Selamat

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal