Kulonprogo Masuk Daerah Rawan Tsunami, Bupati: Kontingensi Bencana Harus Jalan

Kuntadi
Deputi Pencegahan BNPB Prashinta Dewi menyerahkan dokumen rencana kontingensi kepada Pj Bupati Kulonprogo Ni Made Dwipanti. (foto: istimewa)

Deputi Bidang Pencegahan BNPB Prashinta Dewi mengatakan, Kulonprogo menjadi salah satu daerah yang masuk dalam Indonesia Disaster Resilience Intiatives Project (IDRIP) di 30 kabupaten. Masyarakat harus ikut andil dalam menjaga EWS dengan berbasis komunitas masyarakat.

“Masyarakat harus ikut dalam EWS berbasis komunitas masyarakat,” katanya. 

Sementara itu, Anggota Komisi VIII DPR asal DIY My Esti Wijayati mengatakan, Pemkab Kulonprogo wajib mengalokasikan anggaran lebih dalam penanganan bencana. Permasalahannya anggaran di Kulonprogo sangat kecil hanya skeitar Rp1,6 triliun. 

“Bahasa tunduk ketika ada darurat yang jadi surat kelemahan daerah harus dihilangkan. Sehingga pemerinah pusat bisa ikut andil dalam penanganan,” katanya.

Editor : Kuntadi Kuntadi
Artikel Terkait
11 hari lalu

BMKG Temukan Indikasi Likuefaksi dan Jejak Tsunami Sapu 23 Rumah Pascagempa M7,7

12 hari lalu

Gempa Besar Magnitudo 6,2 Guncang Pulau Doi Maluku Utara, Tidak Berpotensi Tsunami

18 hari lalu

Gempa Hari Ini M4,4 Guncang Kaur Bengkulu, Getaran Terasa hingga OKU Selatan

19 hari lalu

Gempa Magnitudo 5,2 Guncang Manggarai NTT, BMKG Pastikan Tidak Berpotensi Tsunami

23 hari lalu

Gempa Besar Magnitudo 5,4 Guncang Cilacap Jateng, Tidak Berpotensi Tsunami

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal