Kulonprogo Siap Laksanakan PSBB, Aktivitas Masyarakat Dibatasi

Kuntadi
Wabup Kulonprogo Fajar Gegana (Foto; iNews.id/Kuntadi)

Pembatasan operasional pusat perbelanjaan maksimal pukul 19.00 WIB. Pengunjung yang datang ke tempat makan maksimal hanya 25 persen saja. Selebihnya disarankan untuk dibawa pulang atau take away.  

“Kapasitas pengunjung wisata juga maksimal 50 persen dengan protokol kesehatan diperketat,” katanya.  

Fajar mengatakan, selama pelaksanaan PSBB, TNI dan POlri juga akan melakukan pemantauan dan pengawasan bersama dengan satpol PP. 

Kabupaten Kulonprogo menjadi salah satu kabupaten yang diinstruksikan untuk menerapkan PSBB oleh Komite Penanganan Covid-19 dan Pemulihan Ekonomi Nasional (KPCPEN). Penunjukkan ini mendasarkan pada empat parameter, di antaranya tingkat kematian di atas rata-rata nasional atau 3 persen, tingkat kesembuhan di bawah nasional 82 persen, Kasus aktif di bawah nasional sekitar 14 persen dan keterisian rumah sakit untuk ICU dan isolasi di atas 70 persen. 

Di Kabupaten Kulonprogo, tingkat kesembuhannya 72,1 persen, kasus aktif mencapai 25,6 persen dan tingkat kematian sekitar 1,7 persen. Sementara untuk keterisian rumah sakit rujukan belum ada datanya. 

Editor : Kuntadi Kuntadi
Artikel Terkait
57 tahun lalu

3 ASN Pemkot Bandung Kedapatan Langgar Aturan WFH, Keluyuran ke Luar Kota

57 tahun lalu

Pemkot Surabaya Terapkan WFH Setiap Jumat, ASN Diawasi Ketat Wajib Penuhi Kinerja

57 tahun lalu

Pemerintah Umumkan Kebijakan WFH 1 Hari Tiap Jumat bagi ASN Mulai 1 April 2026

57 tahun lalu

Hemat Energi, Pemkab Majalengka Akan Terapkan WFH Setiap Senin

57 tahun lalu

Bupati Bandung Tegaskan Tak Ada WFH bagi ASN dan Pelajar saat Demo

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal