Kurang Pengawasan dan Perawatan Jadi Pemicu Robohnya Jembatan di Indonesia

Kuntadi
Launching logo Kompetisi Jembatan Indonesia (KJI) 2023 di UMY, Selasa (6/6/2023). (Foto: istimewa)

Wakil Rektor UMY Bidang Kemahasiswaan, Alumni dan AIK Muhammad Faris Al-Fadhat mengatakan, menjadi suatu kehormatan bagi UMY dapat menjadi penyelenggara dari ajang yang kompetitif ini.

“KJI adalah kompetisi yang berjenjang, mulai dari seleksi tingkat universitas, wilayah hingga ke final di nasional,” kata Faris.

Menurut dia, UMY akan terus memberikan perhatian dan kesiapan penuh dalam pelaksanaan KJI tahun ini. Apalagi dengan banyak pengalaman kompetisi nasional yang pernah dilaksanakan di UMY.  

Logo KJI menggunakan dua warna yaitu kuning dan biru. Warna kuning memberi makna mencerahkan dan memberikan inspirasi, serta merujuk kepada hal-hal positif. Sementara warna biru merupakan simbol dari kepercayaan, loyalitas, tanggung jawab, dan keamanan.

Karakter Lombok abang dipilih sebagai maskot dari KJI 2023 yang melambangkan keberanian dan semangat pantang menyerah. Safety helmet dan safety boots yang digunakan merupakan properti wajib yang digunakan oleh praktisi teknik sipil sebagai cabang ilmu teknik yang merancang dan membangun infrastruktur.

Editor : Kuntadi Kuntadi
Artikel Terkait
57 tahun lalu

Jembatan Roboh Makan Korban, Pemotor Jatuh Bersama 2 Anaknya di Padang Pariaman

57 tahun lalu

Budi Arie Jelaskan Alasan Projo Akan Hapus Logo Siluet Jokowi

57 tahun lalu

Jembatan di Nias Barat Ambruk saat Dilewati Mobil Pikap, Akses Jalan 2 Kecamatan Putus

57 tahun lalu

Jembatan Terapung di Kabupaten Bandung Roboh Diterjang Air Sungai Citarum

57 tahun lalu

Viral Jembatan Warna-Warni di Meranti Riau Ambruk, Warga Berhamburan

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal