Mary Jane Terpidana Mati Kasus Narkoba Ciptakan Lagu dari Balik Jeruji

Antara
Terpidana mati kasus narkoba asal Filipina Mary Jane Fiesta Veloso menempati salah satu sel gedung baru Lapas Perempuan Kelas II B di Wonosari, Gunungkidul, Rabu (10/3/201). ( Foto : Antara/HO/Humas Lapas Kelas II B Yogyakarta)

YOGYAKARTA, iNews,id- Masih ingat dengan Mary Jane Fiesta Veloso, terpidana mati kasus narkoba asal Filipina? Belum lama ini Mary Jane menciptakan lagu dari balik jeruji dengan judul "Sepucuk Harapan".

Lembaga Pemasyarakatan Perempuan Kelas II B Yogyakartapun memfasilitasi minat dan bakatnya.

"Kami bantu mendatangkan pelatih piano karena dia ingin membuat lagu. Artinya ini memang bagian dari pembinaan," kata Humas Lapas Perempuan Kelas II B Yogyakarta Jaka Suprastawa saat dihubungi di Yogyakarta, Rabu (10/3/2021).

Lagu berjudul "Sepucuk Harapan" diciptakan terpidana mati asal Filipina pada Februari 2021. Pihak lapas kemudian membantu memfasilitasi pembuatan aransemen yang dikerjakan bersama-sama sejumlah warga binaan lain yang memiliki minat dan bakat serupa.

"Menurut Mary maksud dari lagu itu berisi harapan mendapatkan keadilan dan kebebasan agar dapat berkumpul kembali dengan keluarga tercinta," kata Jaka.

Mary, kata Jaka, memiliki harapan lagu itu dapat ditampilkan saat acara seremonial peresmian Gedung Baru Lapas Kelas II B Yogyakarta yang berlokasi di Wonosari, Gunung Kidul mendatang.

Menurut Jaka, lembaga pemasyarakatan memang memiliki tugas melakukan pembinaan kepribadian termasuk memfasilitasi minat dan bakat seluruh warga binaan tidak terkecuali untuk terpidana mati.

"Jadi bukan karena itu Mary Jane lalu kami fasilitasi, tetapi karena memang dia punya minat dan bakat di situ sehingga kami fasilitasi," kata dia.

Selain bisa berbaur dengan warga binaan lain dengan baik, menurut dia, warga Filipina itu juga telah mahir berbahasa Indonesia, bahkan kini mampu berkomunikasi menggunakan Bahasa Jawa.

"Kalau dari sisi kesehatan baik. Selama ini fisik maupun mentalnya bagus," kata dia.

Pada Rabu (10/3) ini sebanyak 88 warga binaan Lapas Perempuan Kelas II B Yogyakarta termasuk di antaranya Mary Jane dipindahkan dari lembaga pemasyarakatan di Jalan Taman Siswa Nomor 6 Kota Yogyakarta ke gedung lapas baru di Wonosari, Kabupaten Gunung Kidul.

Pemindahan itu, kata dia, karena pembangunan gedung baru lapas itu sudah tuntas, sementara gedung yang lama di Jalan Taman Siswa, Yogyakarta merupakan gedung pinjaman dari Lapas Klas IIA Yogyakarta.

Editor : Ainun Najib
Artikel Terkait
57 tahun lalu

Peringatan Tsunami Dampak Gempa, Warga Tarakan Panik Selamatkan Diri ke Tempat Tinggi

57 tahun lalu

Gelombang Tsunami Terjang Sulut Dampak Gempa Besar, Ketinggian Bervariasi

57 tahun lalu

Gelombang Tsunami Terjang Pesisir Gorontalo Utara, Sejumlah Perahu Terseret Ombak

57 tahun lalu

Waspada Dampak Gempa Besar Filipina, Sirene Peringatan Tsunami Berbunyi di Gorontalo Utara

57 tahun lalu

Pasien RS Siloam Manado Dievakuasi akibat Guncangan Gempa Magnitudo 7,7

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal