Masuk Musim Kemarau, Dinkes Bantul Minta Warga Waspada Penyakit Ispa

Yohanes Demo
Pemkab Bantul imbau warga gunakan masker untuk mnecegah penyakit selama musim kemarau.(Foto: Istimewa)

BANTUL, iNews.id - Dinas Kesehatan (Dinkes) Kabupaten Bantul meminta masyarakat untuk mewaspadai munculnya sejumlah penyakit pada peralihan ke musim kemarau. Banyaknya debu yang beterbangan rawan menimbulkan berbagai penyakit, salah satunya infeksi saluran pernapasan (ispa). 

"Karena kalau debu berterbangan dan mengenai mata, maka dapat mengakibatkan iritasi mata dan itu yang berpotensi terjadi pada masyarakat saat musim kemarau," kata Kepala Dinkes Bantul Agus Tri Widyantara, Kamis (20/07/2023).

Selain itu, debu yang terhirup juga berpotensi menyebabkan penyakit pada saluran pernapasan, di antaranya batuk pilek, influenza dan lain sebagainya. Selai itu juga akan berdampak pada sistem pencernaan. 

“Karena banyak debu yang mengandung kuman terbawa angin dan mengenai makanan maka dapat berpotensi menimbulkan gangguan-gangguan pada saluran pencernaanseperti diare," katanya.

Dinkes juga mengimbau masyarakat untuk selalu menggunakan air bersih dalam kehidupan sehari-hari. Selain debu, penggunaan air yang kurang higienis juga berpotensi menimbulkan penyakit jika dikonsumsi.

Dengan adanya potensi-potensi tersebut, masyarakat diminta menggunakan masker, terutama di tempat terbuka dan banyak paparan debu seperti saat di jalan. Masyarakat juga diminta mengkonsumsi air bersih berkualitas yang cukup.

"Tingkatkan daya tahan tubuh dengan mengonsumsi makanan yang bergizi, mengkonsumsi buah, sayuran dan berolahraga," ucapnya.

Editor : Kuntadi Kuntadi
Artikel Terkait
8 hari lalu

Kasus ISPA di Palangka Raya Naik Jadi 11.276, Kabut Asap Karhutla Ancam Kesehatan

8 hari lalu

Unik! Sungai Brantas Mengering, Jadi Jalan Pintas dan Tempat Wisata Warga

12 hari lalu

1.121 Warga Palangka Raya Terserang ISPA Imbas Karhutla, 140 di Antaranya Balita

13 hari lalu

Karhutla Belum Berakhir, Kasus ISPA di Palangka Raya Capai 975 dalam 3 Bulan

1 bulan lalu

3 Anak Sekeluarga di Majalengka Meninggal Diduga karena Virus, Keluarga Jalani Tes Swab

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal