Melihat Tradisi Nguras Sendang Tahunan Kulonprogo, Ajarkan Kebersamaan dan Rasa Syukur

Kuntadi
Tokoh masyarakat melakukan Nguras Sendang Tahunan di Nanggulan, Kulonprogo, Rabu (17/8/2022). (Foto: iNews.id/Kuntadi)

Tokoh Warga Temanggal yang juga mantan Kupati Kulonprogo Sutedjo mengatakan, pada era 1960an dulu wilayahnya terserang pandemi penyakit. Setiap hari ada orang yang sakit mendadak dan meninggal dunia. Bahkan ada satu rumah yang dalam satu hari kehilangan dua anggota keluarganya.

Sejak saat warga melakukan tirakatan, ronda keliling kampung dan tidak ada yang tidur sore. Semuanya berkeliling pedukuhan menjaga wilayahnya tetap aman. Kaum perempuan juga ikut dengan membawa lira (alat tenun) sambil bersholawat. 

“Dulu setiap malam itu ada cahaya api yang misterius dari atas langit. Untuk mengusir warga menggelar doa dan sholawat,” kata Sutedjo. 

Sejak itulah dilakukan doa bersama oleh seluruh warga, dan tokoh agama. Setiap habis panen dilakukan doa bersama di lokasi sendang yang hanya panen setahun sekali. Sendang inipun terus dilestarikan dan tidak pernah kering meski kemarau panjang.  

“Sendang Tahunan ini kembar ada dua dan sejak dulu dipakai warga untuk mandi dan minum,” katanya.

Editor : Kuntadi Kuntadi
Artikel Terkait
7 hari lalu

Kecelakaan Beruntun 3 Kendaraan di Kulonprogo, 1 Orang Luka-Luka

17 hari lalu

Mengerikan! Truk Towing Bermuatan Alat Berat Meluncur Mundur Tabrak Masjid di Kulonprogo

30 hari lalu

Pacu Jawi Minangkabau, Adu Ketangkasan Joki dan Kecepatan Sapi di Sawah Berlumpur

4 bulan lalu

Momen Tradisi Riyayan di Grahadi, Warga Jatim Antre Salaman dengan Khofifah

4 bulan lalu

Unik! Tradisi Tumpengan Warnai Lebaran di Blora, Warga Makan Bersama di Masjid

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal