Mengenal Sri Hartini, Kartini dari Gunungkidul Sang Pelestari Hutan Adat Wonosadi

erfan erlin
Sri Hartini, memiliki tekat untuk menjaga kelestarian Hutan Adat Wonosadi.(MPI/erfan erlin)

GUNUNGKIDUL, iNews.id - Keberadaan Hutan Adat Wonosadi di Kabupaten Gunungkidul, sampai saat ini masih terjaga dari kerusakan. Terdapat 25 warga yang dipercaya menjaga hutan atau dikenal dengan Jaga Wana.

Salah satu penjaga hutan ini adalah Sri Hartini (54) warga Padukuhan Duren Kalurahan Beji Kapanewon Ngawen yang merupakan satu-satunya perempuan. Perempuan kelahiran 13 Agustus 1968 ini juga dipercaya menjadi Ketua Jaga Wana. 

Selama ini hutan adat Wonosadi dipercaya sebagai hutan yang angker. Kepercayaan masyarakat tentang hukum adat, siapa menebang kayu akan berakibat kesialan masih dipegang teguh banyak warga.
 
"Banyak cerita dan kejadian yang mendukung hal tersebut," katanya, Kamis (21/4/2022).

Kawasan hutan adat Wonosadi terletak di Kalurahan Beji, Kapanewon Ngawen, Gunungkidul. Kawasan hutan seluas 25 hektar ini status tanahnya adalah Sultan Ground (SG). Kini Hutan Wonosadi sudah bertransformasi menjadi hutan yang sangat terjaga kelestariannya.

Editor : Kuntadi Kuntadi
Artikel Terkait
57 tahun lalu

Hujan Deras Picu Longsor Bukit Clongop, Jalur Penghubung Jateng–DIY Ditutup

57 tahun lalu

Hati-Hati Modus Kejahatan, Penipuan Jual Beli Online Emas Antam Diungkap Polres Gunungkidul

57 tahun lalu

3 Jalur Alternatif ke Gunungkidul Ini Jadi Favorit Wisatawan Lokal, Cocok untuk Weekend Trip

57 tahun lalu

Tenda Drag Race di Gunungkidul Roboh Diterjang Hujan dan Angin Kencang, Sejumlah Mobil Rusak

57 tahun lalu

Diterjang Hujan dan Angin Kencang, Tenda Arena Balap Mobil di Gunungkidul Porak-poranda

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal