Menlu AS Sentil Genosida di Xinjiang China

Anton Suhartono
Menlu Amerika Serikat (AS) Antony Blinken . (Foto : Ist)

Lebih lanjut dia mendorong akuntabilitas dari pemerintah China soal kamp tersebut. China menyebut kamp itu sebagai tempat pendidikan sebagai upaya menghindari radikalisme.

Pemerintah AS juga memperjuangkan keadilan bagi para korban serta keluarga mereka. 

"Amerika Serikat akan terus menempatkan hak asasi manusia di baris terdepan kebijakan kami terkait China dan akan selalu mendukung suara para aktivis, penyintas, dan anggota keluarga korban yang dengan berani bersuara menentang kekejaman ini," kata Price.

Editor : Ainun Najib
Artikel Terkait
13 hari lalu

Tak Terima Ditampar, Operator Ekskavator Lindas TKA China di Luwu Utara

18 hari lalu

15 WNA China dan Vietnam Ditangkap di Sidoarjo, Diduga Jual Beli Data Perbankan

27 hari lalu

Detik-Detik Menegangkan TNI Evakuasi Jenazah Pilot Ditembak OPM di Papua

28 hari lalu

Dramatis! Evakuasi Pilot Amerika Tewas di Yahukimo, TNI Sisir Lokasi Kejar Pelaku

2 bulan lalu

Pilu! Begini Pengakuan Gadis Indramayu Korban TPPO Modus Pengantin Pesanan di China

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal