Menlu AS Sentil Genosida di Xinjiang China

Anton Suhartono
Menlu Amerika Serikat (AS) Antony Blinken . (Foto : Ist)

Lebih lanjut dia mendorong akuntabilitas dari pemerintah China soal kamp tersebut. China menyebut kamp itu sebagai tempat pendidikan sebagai upaya menghindari radikalisme.

Pemerintah AS juga memperjuangkan keadilan bagi para korban serta keluarga mereka. 

"Amerika Serikat akan terus menempatkan hak asasi manusia di baris terdepan kebijakan kami terkait China dan akan selalu mendukung suara para aktivis, penyintas, dan anggota keluarga korban yang dengan berani bersuara menentang kekejaman ini," kata Price.

Editor : Ainun Najib
Artikel Terkait
6 hari lalu

Jebakan Lowongan Admin Kripto! 3 WNA China Diduga Dalang Sindikat Scamming di Sidoarjo

2 bulan lalu

Tak Terima Ditampar, Operator Ekskavator Lindas TKA China di Luwu Utara

2 bulan lalu

15 WNA China dan Vietnam Ditangkap di Sidoarjo, Diduga Jual Beli Data Perbankan

2 bulan lalu

Detik-Detik Menegangkan TNI Evakuasi Jenazah Pilot Ditembak OPM di Papua

2 bulan lalu

Dramatis! Evakuasi Pilot Amerika Tewas di Yahukimo, TNI Sisir Lokasi Kejar Pelaku

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal