Minyak Goreng Dijual Sepaket dengan Gula Pasir, Pedagang di Gunungkidul Keberatan

Kismaya Wibowo
Pedagang di Pasar Argosari, Gunungkidul enggan emnjual minyak goreng karena saat kulakan dijual sepaket dengan gula. (foto: iNews.id/Kismaya Wibowo)

Pemkab Gunungkidul sempat menggelar operasi pasar minyak goreng di Balai Kalurahan Baleharjo, Wonosari. Hanya saja minyak yang disiapkan tidak sesuai dengan kebutuhan konsumen. Banyak yang telanjur antri namun tidak mendapatkan  minyak goreng. 

"Saya antri dari jam setengah sebelas tadi  tapi ternyata stok habis, jadi tidak kebagian," ujar Yanti,  pedagang gorengan asal Semanu.

Kepala Seksi Distribusi, Bidang Perdagangan Dinas Perdagangan Gunungkidul,  Sigit Haryanto mengatakan, kelangkaan minyak goreng ini karena adanya kebijakan satu harga yang ditetapkan oleh pemerintah pusat. Hampir di semua wilayah stok minyak sangat terbatas, baik yang dijual di toko modern, swalayan maupun distributor. 

“Di pasar tradisional harganya di atas harga yang ditetapkan di kisaran Rp15.000 sampai Rp20.000 per liter sesuai merk serta kebijakan tiap penjual," ujarnya.  

Editor : Kuntadi Kuntadi
Artikel Terkait
57 tahun lalu

Viral Minyak Goreng Bansos di Grobogan Diduga Berbau Solar, Langsung Dikembalikan Warga

57 tahun lalu

Asah Kepekaan Sosial, Peserta PKN LAN Bagikan 100 Liter Minyak Goreng ke Warga Mojokerto

57 tahun lalu

Minyak Bantuan Pangan di Klaten Berbau Solar dan Keruh, Warga Serbu Kantor Desa

57 tahun lalu

Kecelakaan di Bangkalan, Mobil Boks Muatan Minyak Goreng Tabrak Pohong hingga Terguling

57 tahun lalu

Truk Tangki Tabrak Rumah di Sumedang, Warga Berebut Tumpahan Minyak Goreng

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal