Pakar Peternakan UGM: Pandemi Covid-19 Berdampak Terhadap Harga Jual Sapi

Kuntadi
Menjelang Idul Adha, Pasar Hewan Siyonoharjo, Gunungkidul ramai dipadati pengunjung. (foto : Istimewa)

“Mereka butuh adanya interaksi sosial dalam menjalankan ushanya,” katanya.   

Untuk mengantisipasi penurunan harga, beberapa petani memilih menunda untuk menjual. Hanya saja tidak semua petani siap dengan cara ini. Mereka butuh adanya edukasi dalam pemanfaatan media komunikasi agar interaksi tetap berjalan dan usaha peternakan lebih maju.  

Dekan Fakultas Peternakan UGM, Ali Agus mengatakan pandemi Covid-19 berimbas pada usaha ternak sapi potong rakyat. Mereka butuh pendampingan, termasuk dari kalangan akademisi agar mereka bisa bertahan menjalankan usahanya.

“Saya rasa penelitian ini menjadi bentuk kepedulian akademisi terhadap petani atau peternak,” katanya.  

Editor : Kuntadi Kuntadi
Artikel Terkait
19 hari lalu

Gandeng UGM dan UNY, Pembudi Daya Gurami di Bantul Kini Pakai Teknologi IoT dan Akuaponik

1 bulan lalu

UGM Memanas! Diskusi 3 Pejabat Negara Digerebek Massa, Budiman Sudjatmiko Dievakuasi

2 bulan lalu

Kebijakan Kita Goes to Campus di UGM, Mahasiswa Diajak Hidupkan Kembali Dialog Kritis

4 bulan lalu

Gugatan CLS Ijazah Jokowi Ditolak PN Solo, 2 Alumni UGM Siapkan Banding

6 bulan lalu

Sidang Gugatan CLS Ijazah Jokowi, Dosen UGM Jadi Saksi di PN Solo

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal