Pasukan Rusia Kepung dan Bombardir Mariupol, Ukraina Tak Mau Menyerah

Anton Suhartono
Ribuan warga sipil di Mariupol masih terjebak di kota itu dengan sedikit makanan, minum, dan listrik. (Foto : Reuters)

Menurut Vereshchuk, lebih dari 7.000 warganya dievakuasi dari beberapa kota Ukraina melalui skema koridor kemanusiaan pada Minggu, lebih dari setengahnya berada di Mariupol. 

Dia mengatakan, pemerintah akan mengirim hampir 50 bus ke kota itu hari ini untuk evakuasi lebih lanjut. Namun dengan kebuntuan ini, proses evakuasi menimbulkan risiko tinggi.

Rusia dan Ukraina sebenarnya sudah membuat kesepakatan mengenai penerapan koridor kemanusiaan di beberapa kota untuk memberi kesempatan gevakuasi warga sipil. Namun kedua pihak saling menuduh sering melanggar gencatan senjata.

Editor : Ainun Najib
Artikel Terkait
13 hari lalu

Rendi Apriyanto WNI asal Natuna Tewas dalam Serangan Drone Ukraina di Rusia

1 bulan lalu

WNA Rusia Ditangkap saat Liburan di G-Land Banyuwangi, Ditemukan Ganja 11 Gram

7 bulan lalu

Terkuak! WNA Ukraina Dibunuh 7 Orang di Bali, 6 Tersangka Buron ke Luar Negeri

7 bulan lalu

20 Jam Terapung di Laut, Turis Rusia Hilang Saat Surfing di Nusa Dua Ditemukan Nelayan

1 tahun lalu

Sosok Mayor Laut Firman Cahyadi Komandan KRI Sutanto-377, Lulusan Terbaik Seskoal Rusia

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal